Arus Balik Mengalir, Jalur Tengah Tegal–Purwokerto Ramai Terkendali
RAMAI LANCAR - Sejumlah kendaraan pemudik melintas di jalur tengah Tegal-Purwokerto, tepatnya di wilayah Kecamatan Margasari, Kamis (26/3/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Memasuki H+5 Lebaran 2026, arus balik di jalur tengah ruas Tegal–Purwokerto mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Meski volume kendaraan melonjak, arus lalu lintas terpantau tetap lancar berkat rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.
Pantauan Kamis (26/3/2026), kendaraan dari arah selatan menuju utara mendominasi jalur tersebut. Mobil pribadi masih menjadi penyumbang terbesar arus lalu lintas, disusul bus antarkota dan sepeda motor.
Lonjakan ini didorong oleh pemudik yang mulai kembali ke wilayah Jabodetabek setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian bersama Dinas Perhubungan memberlakukan sistem buka-tutup di sejumlah titik rawan. Skema ini diterapkan secara situasional dengan prioritas utama bagi kendaraan yang mengarah ke Jakarta.
Salah satu titik krusial berada di pertigaan flyover Klonengan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Di lokasi ini, arus kendaraan dari Purwokerto bertemu dengan kendaraan yang menuju Tegal maupun Jakarta.
Jika dari arah selatan mengambil jalur kiri (barat), kendaraan akan mengarah ke Jakarta, sedangkan jalur kanan (timur) menuju Tegal.
Petugas tampak sigap mengatur lalu lintas dan memberikan imbauan kepada para pengendara. Pengaturan dilakukan secara dinamis untuk mencegah penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
Salah satu pemudik, Rudi (34), warga Bekasi, mengaku perjalanan arus balik tahun ini relatif lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya. Meski sempat tersendat di beberapa titik, kondisi lalu lintas dinilai masih terkendali.
“Alhamdulillah sejauh ini lancar. Tadi sempat kena buka-tutup di Klonengan, tapi nggak lama. Petugasnya juga sigap, jadi arus cepat terurai. Saya dari Banyumas mau balik ke Bekasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Siti (29), pemudik asal Jakarta yang menggunakan sepeda motor. Ia merasa terbantu dengan adanya pengaturan lalu lintas di titik-titik padat.
“Kalau nggak diatur mungkin sudah macet panjang. Sekarang masih bisa jalan pelan tapi pasti. Harapannya sampai tujuan tetap aman,” ucapnya.
Petugas juga mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi arahan di lapangan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Pemudik disarankan memanfaatkan rest area atau titik istirahat guna menghindari kelelahan selama perjalanan.
Hingga siang hari, kondisi lalu lintas di jalur tengah Tegal–Purwokerto secara umum masih terkendali tanpa kemacetan panjang yang berarti. Aparat memastikan rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan secara fleksibel mengikuti dinamika arus kendaraan.
- Dengan pengaturan yang terkoordinasi dan kedisiplinan pengguna jalan, arus balik Lebaran tahun ini diharapkan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar hingga puncaknya berakhir.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






