PEKALONGAN, diswayjateng.com –Prediksi 70 ribu pemudik bakal melintas di ruas Tol Pemalang–Batang menjadi fokus utama kesiapan PT Pemalang Batang Tol Road menjelang arus mudik.
Asisten Manajer Lalu Lintas PT Pemalang Batang Tol Road, Nur Adzani Fajar, mengatakan pihaknya menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Perkiraan jumlah pelintas arus mudik mencapai 70 ribuan kendaraan dengan cuaca didominasi hujan ringan, jadi pengemudi harus waspada aquaplaning,” ujarnya di Tol Pemalang- Batang, Jumat 27 Februari 2026.
Ia berharap mampu meratakan arus kendaraan agar tidak menumpuk di satu waktu.
BACA JUGA: Viral Jalan Gatot Subroto Kota Pekalongan Rusak, DPUPR Kebut Tambal Aspal
BACA JUGA: Kota Pekalongan Diajukan Jadi Lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah untuk 4 Daerah
Fajar memperkirakan jumlah pelintas arus mudik di ruas tol Pemalang–Batang mencapai sekitar 70 ribu kendaraan.
Prediksi jumlah pemudik di Tol Pemalang–Batang ini didasarkan pada tren arus mudik sebelumnya dan proyeksi cuaca dari BMKG.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan volume kendaraan tertinggi sekitar 70 ribu kendaraan melintas.
PBTR juga menyiapkan rekayasa lalu lintas one way yang dijadwalkan 17 sampai 20 Maret untuk arus mudik dan 23 sampai 29 Maret untuk arus balik.
BACA JUGA: Mudik Lebaran 2026, Pesanan Tiket Stasiun Pekalongan Tembus 34.906 Penumpang
BACA JUGA: Update Pengecoran Pantura Batang–Pemalang, PPK: 5,5 Km Tuntas Sebelum Lebaran
“Untuk kesiapan pelayanan lalu lintas kami sudah menyiapkan rambu portabel untuk rekayasa one way agar arus kendaraan lebih lancar,” kata Nur Adzani.
Ia menambahkan ruas Tol Pemalang–Batang menjadi titik lelah pemudik karena berada di tengah jalur Trans Jawa.
“Kalau dari Jakarta sekitar tiga sampai empat jam perjalanan, jadi pengemudi harus tetap istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.