Susuri Tol Batang-Pemalang, PBTR Kebut Tambal Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran

Susuri Tol Batang-Pemalang, PBTR Kebut Tambal Jalan Berlubang hingga H-10 Lebaran

PBTR mulai menambal jalan berlubang di ruas jalan Tol Batang - Pemalang, Jumat 27 Februari 2026.-Disway Jateng/Bakti Buwono-

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Menjelang arus mudik Lebaran, pengelola PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) mempercepat pekerjaan pemeliharaan jalan. Targetnya, kondisi jalan bebas lubang atau zero pothole sudah tercapai pada H-10 Lebaran.

Asisten Manager Sub Departemen Pemeliharaan PBTR, Indra Nur Kusuma mengatakan pihaknya memastikan perkerasan jalan dalam kondisi mantap sebelum puncak arus mudik.

“Kami berupaya sampai H-10 Lebaran nanti zero pothole. Jadi seluruh titik yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan kami tangani,” ujarnya di ruas Tol Pemalang-Batang, Jumat 27 Februari 2026.

Sepanjang Februari, PBTR telah menambal sekitar 1.000 lubang di ruas tol yang memiliki panjang total 39 kilometer tersebut.

BACA JUGA: Satlantas Polres Pemalang Mulai Batasi Truk Sumbu 3 di Pantura, Harus Masuk Tol

BACA JUGA: Update Pengecoran Pantura Batang–Pemalang, PPK: 5,5 Km Tuntas Sebelum Lebaran

Untuk pekerjaan besar, PBTR melaksanakan:

  • Scraping, filling, dan overlay di sejumlah titik
  • Rekonstruksi rigid di 100 segmen beton yang mengalami retak linier, pecah, atau bergelombang
  • Patching permanen di hampir 80 lokasi dengan total panjang penanganan sekitar 10 kilometer

“Untuk rigid beton yang retak atau pecah, kami lakukan rekonstruksi di 100 segmen agar kembali aman dilintasi,” jelas Indra.

Sementara untuk jalan bergelombang, penanganan dilakukan melalui metode scraping, filling, dan overlay agar permukaan kembali rata.

BACA JUGA: Satlantas Polres Pemalang Petakan 2 Titik Rawan Macet Mudik 2026 dan Jalur Alternatif

BACA JUGA: Citywalk Pemalang Diharapkan Jadi Magnet Wisatawan, Bisa Dongkrak PAD

Dalam proses percepatan perbaikan ini, kebutuhan aspal mencapai 5.000 hingga 6.000 ton.

Rata-rata produktivitas pekerjaan per hari mencapai 400 ton aspal.

PBTR juga menyiagakan tiga tim sapu lubang (salob) untuk memastikan standar pelayanan minimal (SPM) tetap terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: