Momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menyoroti fenomena perang sarung yang kini kerap bergeser menjadi tawuran remaja.
“Jangan sampai bulan suci tercoreng tindakan yang merugikan. Mari tingkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan perkuat peran keluarga, tokoh masyarakat, serta aparat keamanan agar Ramadan di Kabupaten Tegal aman dan penuh berkah,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Harjasari, Kushendrato, mengapresiasi dipilih desanya sebagai lokasi Tarhim tingkat kecamatan. Menurutnya, kehadiran jajaran Pemkab menjadi penyemangat tersendiri bagi warga.
Desa Harjasari memiliki sekitar 12 ribu hak pilih dengan wilayah cukup padat dan terbelah Sungai Cenang yang beberapa waktu lalu sempat meluap hingga menyebabkan banjir.
Ia berharap sinergi dengan pemerintah daerah terus diperkuat, termasuk peningkatan penerangan jalan di ruas provinsi yang melintasi wilayahnya.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan Tarhim juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dari Baznas Kabupaten Tegal.
Bantuan program Tarhim sebesar Rp32.500.000 diserahkan kepada Masjid Jami Darul Falah Desa Harjasari, serta santunan untuk 50 anak yatim dan lansia.