JEPARA, diswayjateng.id - Sejumlah pasar rakyat yang kondisinya memprihatinkan, kini masuk dalam pantauan dan skala prioritas revitalisasi Kementerian Perdagangan. Hanya saja, anggaran perbaikan pasar masih terganjal di pembahasan DPR RI.
Untuk percepatan pembangunan, Pemkab Jepara mengajukan revitalisasi sejumlah pasar kepada Pemerintah Pusat. Perbaikan pasar untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah, serta kenyamanan aktivitas perdagangan masyarakat.
Karena itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menagih janji dan menemui Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso di Jakarta. Dalam pertemuan itu membahas usulan revitalisasi pasar.
Mendag Budi menyampaikan, program revitalisasi masih menunggu proses pembahasan di DPR RI. Meski demikian, Kabupaten Jepara disebut masuk dalam daerah prioritas.
“Jepara menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan,” ujar Bupati Witiarso saat ditemui di Jepara pada Kamis (5/2/2026)
Bupati Witiarso temui Menteri Perdagangan membahas revitalisasi pasar di jepara--
Witiarso menyampaikan, pihak Kementerian Perdagangan juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta. Skema ini dimungkinkan untuk mendukung pembiayaan dan pengelolaan pasar.
Terkait pembangunan Pasar Pecangaan, kata Witiarso, Kemendag segera memberikan rekomendasi kepada Kementerian PUPR sebagai tindak lanjut proposal Pemkab Jepara.
Witiarso berharap revitalisasi pasar di Jepara dapat menghadirkan bangunan yang layak dan fungsional. Pasar diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi langsung bagi pedagang dan masyarakat.
“Pasar harus nyaman, tertata dan benar-benar mendukung aktivitas ekonomi warga,” terang Witiarso.
Witiarso menyebut, bahwa total anggaran revitalisasi pasar yang diajukan mencapai Rp62 miliar. Anggaran ini bersumber melalui APBN 2026 atau 2027.
Adapun usulan revitalisasi tersebut mencakup 16 lokasi pasar. Meliputi Pasar Kelet, Pasar Tanggulasi, Pasar Hewan Keling, Pasar Krasak Bangsri, Pasar Mlonggo, dan Pasar Lebak.
Selanjutnya Pasar Rakyat Jepara I, Pasar Rakyat Jepara II, Shopping Center Jepara, serta Pasar Tahunan.
Usulan juga meliputi Pasar Rakyat Mindahan, Pasar Rakyat Bugel dan Pasar Rakyat Kalinyamatan. Selain itu, Pasar Rakyat Welahan, Pasar Rakyat Mayong, serta Pasar Kerajinan Kalinyamatan.