Kebakaran Pabrik Busa Jepara Renggut Dua Nyawa, Wabup Hajar Datang Usung Misi Kemanusiaan

Kebakaran Pabrik Busa Jepara Renggut Dua Nyawa, Wabup Hajar Datang Usung Misi Kemanusiaan

Wabup Jepara janjikan beasiswa pendidikan bagi anak anak kedua korban kebakaran. --

JEPARA, diswayjateng.id - Peristiwa kebakaran yang terjadi di pabrik busa milik PT Chengki di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari JEPARA telah menewaskan 2 orang karyawannya. 

Dua korban itu mengalami luka bakar serius dalam peristiwa pada pertengahan Januari 2026 lalu. Mereka adalah Reza Kamdani (25), warga RT 2 RW 1 Desa Ngroto, Kecamatan Mayong. Korban mengalami luka bakar di punggung sekitar 80 persen.

Sedangkan Diki Saputra (36), warga RT 5 RW 1 Desa Singorojo, Kecamatan Mayong, juga mengalami luka bakar mencapai 85 persen.

Merespon kondisi keluarga pasca meninggalnya dua korban kebakaran, Bupati Jepara diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, mengunjungi keluarga korban kebakaran untuk takziah.

 
Wabup Jepara kunjungi korban meninggal dunia saat kebakaran pabrik busa di Mayong. --

Kepada keluarga korban, Wabup Hajar menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang dialami korban. 

Wabup Hajar menegaskan, anak-anak yang ditinggalkan almarhum dibantu Pemkab Jepara, baik itu pendidikan dan jaminan kesehatan. 

Hajar meminta agar Camat Mayong beserta Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, mengawal sampai tuntas apa yang menjadi hak anak-anak korban kebakaran.

"Saya minta kepada Pak Camat Mayong dan Kepala Dinas terkait membantu dan memudahkan anak-anak korban dalam menempuh pendidikan dan jaminan kesehatan. Apa yang dibutuhkan anak-anak korban, Pemkab Jepara pasti membantu,"ucapnya.

Menurut istri korban, Diki Saputra (36), warga RT 5 RW 1 Desa Singorojo sudah bekerja selama 9 tahun di pabrik busa milik PT. Chengki. Sedangkan Reza Kamdani (25), warga RT 2 RW 1 Desa Ngroto sudah 7 tahun bekerja di pabrik tersebut. 

Pada kesempatan tersebut, baik itu Baznas, PMI, Dinsospermasdes Kabupaten Jepara juga hadir memberikan tali asih kepada keluarga korban. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait