Namun dalam praktiknya, banyak SPPG yang masih melayani di bawah kapasitas maksimal.
“Ada yang baru 100, 200, atau 300 sesuai kemampuan SPPG masing-masing,” ujarnya.
Selain kuota, jarak distribusi juga diatur secara ketat. Joko menyebut jarak maksimal sasaran dari titik SPPG adalah enam kilometer.
“Harapannya dengan jarak maksimal enam kilometer, kualitas makanan masih bisa kita jamin,” tegasnya.
Pendataan sasaran pun difokuskan pada warga yang berada dalam radius tersebut. Dengan skema ini, DP3AP2KB Kabupaten Batang optimistis Program Makan Bergizi Gratis 3B dapat terus diperluas secara bertahap.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan asupan gizi, tetapi juga menekan risiko stunting di Kabupaten Batang.