Curigai Aktifitas Ilegal di Sungai Silugonggo, Kawasan Tambat Kapal Diperketat
Pemantauan Tim Terpadu Maritim Juwana dilakukan saat kapal ikan bersandar di alur Sungai Silugonggo. --
PATI, diswayjateng.com - Aktifitas ilegal serta gangguan keamanan ketertiban masyarakat yang bisa terjadi di alur Sungai Silugonggo Juwana, terus saja dipantau ketat oleh aparat Polresta PATI.
Pemantauan Tim Terpadu Maritim Juwana ini dilakukan saat para kapal kapal ikan bersandar di alur sungai setempat selama Lebaran. Selain itu, polisi memastikan kelancaran lalu lintas kapal yang melintas di jalur tersebut.
Selain patroli, petugas juga melakukan pengaturan terhadap kapal-kapal yang akan keluar masuk dari alur sungai setempat pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Satpolairud Polresta Pati memastikan kelancaran lalu lintas kapal di jalur tersebut.--
Sejumlah upaya ini terpaksa dilakukan aparat, guna menghindari potensi kemacetan lalu lintas kapal. Serta mengantisipasi kecelakaan air yang dapat membahayakan keselamatan para pengguna jalur perairan.
Kegiatan yang dilakukan Tim Terpadu Maritim Juwana ini, juga untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan mengatakan, tim gabungan melibatkan personel dari Satpolairud Polresta Pati, Pos TNI AL Juwana, serta unsur UPP Juwana.
Dalam pelaksanaan patroli, sistem piket Tim Terpadu Maritim Juwana dibagi menjadi 4 tim. Tim 1, Tim 2, dan Tim 3 bertugas khusus melaksanakan patroli sungai serta pengaturan lalu lintas kapal selama 24 jam secara bergantian.
Sementara itu, Tim 4 bertugas melaksanakan patroli darat. Fokus patroli pada pemantauan aktivitas pekerjaan panas (hot work) di atas kapal.
"Serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran kapal, " ujar Hendrik.
Hendrik menegaskan, keberadaan Tim Terpadu Maritim sangat penting. Yakni menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi air.
Kompol Hendrik menambahkan, pengaturan lalu lintas kapal menjadi salah satu prioritas dalam kegiatan tersebut.
“Kami memastikan aktivitas keluar masuk kapal berjalan lancar dan aman, sehingga tidak menimbulkan potensi kecelakaan di perairan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








