Ramainya Lomban, Tradisi Lomba Dayung yang Eksis Di Batang Sejak 1970-an
Lomban, tradisi lomba dayung khas Batang yang dilaksanakan tiap H2 Lebaran, Minggu, 22 Maret 2026-ist-
BATANG, diswayjateng.com – Tradisi lomba dayung di Desa Klidang Lor atau disebut lomban kembali menggeliat dan menjadi magnet warga saat momentum Lebaran di Kabupaten BATANG.
Digelar di Sungai eks Sambong, ajang yang berumur sekitar 49 tahun ini tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang temu budaya dan ekonomi warga.
Sebanyak 236 peserta ambil bagian dalam 512 nomor tanding, menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam even yang menurut keterangan sudah ada sejak tahun 1977 itu
Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Bekasi hingga Cilacap.
BACA JUGA: Khidmatnya Salat Idul Fitri di Alun-alun Batang, Bupati Faiz Tegaskan Tidak Ada Open House
BACA JUGA: Kecelakaan Maut di KM 368 di Tol Batang, Xpander Tabrak Bus, 2 Meninggal
Ketua panitia, Egi Elan Viantono, menyebut total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp90 juta.
Panitia menyediakan enam unit perahu atau total 12 armada untuk menunjang perlombaan.
Tahun ini juga ada tambahan dua perahu baru dari pemerintah daerah.
Perahu tersebut dinilai penting karena sebagian armada lama sudah mulai usang.
BACA JUGA: Diduga Pecah Ban, Truk Mitsubishi Terguling di Tol Batang–Semarang
BACA JUGA: Pemudik Mobil Listrik Melonjak, Wamen ESDM Kunjungi SPKLU PLN di Rest Area Tol Batang
Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menegaskan dukungan penuh terhadap tradisi ini.
“Dua perahu yang kami janjikan sudah bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








