Angin Kencang Landa Salatiga, Pohon Tumbang di 6 Titik

Sabtu 24-01-2026,14:00 WIB
Reporter : Erna Yunus Basri
Editor : Laela Nurchayati

SALATIGA, diswayjateng.com - Angin kencang melanda Kota Salatiga dua hari berturut-turut sejak Jum'at 23 Januari 2026, menyebabkan pohon tumbang di 6 titik. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga, pohon tumbang pada hari Jum'at 23 Januari 2026 terjadi di tiga titik. 

Masing-masing, di Jalan Cemara Bancaan, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga;  Perum Prajamulya RT001/RW009, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga; dan Jalan Margosari, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, pohon berjenis angsana berdiameter 60 cm dengan panjang 20 m mengakibatkan kabel PLN putus dan menimpa 3 kios berukuran 3m x 3m dengan kategori rusak berat dengan prakiraan kerugian total Rp 29 Juta.

BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa Mobil di Tengaran, Jalur Semarang-Solo Sempat Terhenti Total

BACA JUGA: Warga Purbalingga Tertimpa Pohon Tumbang di Kabupaten Tegal

Sementara, pohon tumbang berjenis mentaos berdiameter 10 cm dengan panjang 5 meter di Peru Prajamulya RT001/RW009, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga  menimpa kabel PJU dan kabel telepon dan menggelantung di jalan membahayakan pengguna jalan.

Sedangkan, dahan berjenis beringin berdiameter 15cm dengan panjang 7m tumbang di Jalan Margosari, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga menimpa kabel PJU dan kabel telepon dan menghalangi separuh jalan.

Kepala BPBD Kota Salatiga Sutarto mengatakan, kejadian pohon tumbang pada hari Jum'at 23 Januari 2026 terjadi kisaran pukul 17.15 WIB - 20.40 WIB. 

"Dalam penanganan pohon tumbang di tiga titik pada hari Jum'at 23 Januari 2026, kami berkoordinasi dengan sejumlah pihak yakni PLN, Polres Salatiga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga, baik terkait pengamanan arus listrik, penarikan batang pohon yang tumbang serta crain guna membantu pemotongan dahan bagian atas," paparnya. 

Peristiwa sama juga terjadi pada Hari Sabtu 24 Januari 2026. Dimana, tiga titik wilayah di Salatiga juga terjadi pohon tumbang. 

Yakni, Watubelang RT 03 RW 02, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Kemudian, di RT 08 RW 01 Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo sebuah pohon jati menimpa atap rumah warga. 

Serta, di Jalan Aliwijayan RT 002 / RW 003 Pengilon, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga. 

Sutarto menerangkan, dari ketiga titik ini, BPBD Kota Salatiga menyebabkan kabel listrik dan melintang di atas Jalan terputus akibat tertimpa pohon yang tumbang.

BACA JUGA: Kepala BNPB Pastikan Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Jawa Tengah Maksimal

BACA JUGA: Presiden Prihatin Bencana di Jepara, Perintahkan Kepala BNPB Benahi Longsor Desa Tempur

"Dampak dari kejadian ini, jaringan kabel listrik putus dan untuk akses jalan sementara tidak dapat dilalui," ujarnya. 

Salam upaya penanganan, BPBD Kota Salatiga disebutkannya, telah melakukan penutupan akses jalan, berkoordinasi dengan PLN terkait pengamanan arus listrik yang tertimpa pohon tumbang, dan melakukan pemotongan pohon dan dahan pohon tumbang. 

Sementara, terkait jalur listrik yang terputus saat ini sedang dalam pengerjaan PLN. 

Kategori :