Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Semarang, Lebih dari 80 Pohon Tumbang dan Reklame Roboh

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Semarang, Lebih dari 80 Pohon Tumbang dan Reklame Roboh

POHON TUMBANG: Angin kencang yang terjadi di Kota Semarang membuat puluhan pohon tumbang dan beberapa fasilitas dan rumah rusak parah.-dok. warga-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.com - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota SEMARANG pada Rabu 4 Februari 2026 sore, menyebabkan puluhan pohon besar tumbang di berbagai titik. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan papan reklame roboh serta beberapa atap baja ringan milik warung di sejumlah ruas jalan beterbangan.

Berdasarkan pendataan sementara hingga Rabu malam, tercatat lebih dari 80 titik kejadian pohon tumbang maupun kerusakan pohon di berbagai wilayah kota. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas warga di beberapa kawasan.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang, serta relawan dan masyarakat setempat langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Petugas melakukan pemotongan batang pohon yang tumbang, membersihkan ranting, serta membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup.

Sejumlah wilayah yang dilaporkan mengalami dampak cukup signifikan antara lain di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Suratmo, Jalan Dr. Cipto, Jalan S. Parman, hingga Jalan Soekarno Hatta.

Selain itu, kejadian pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di kawasan Kota Lama Semarang serta sejumlah wilayah permukiman seperti Purwoyoso, Ngaliyan, Pedurungan, Genuk, dan kawasan Semarang Timur.

Di beberapa titik seperti Lapangan Simpang Lima, Jalan Madukoro, dan Jalan Mayjend Sutoyo, dilaporkan terdapat lebih dari satu pohon yang tumbang akibat kuatnya terpaan angin.

Wali Kota Agustina Wilujeng memastikan pemerintah kota bergerak cepat dalam menangani dampak kejadian tersebut. Penanganan darurat dilakukan untuk mencegah gangguan lalu lintas yang lebih luas serta menghindari potensi bahaya bagi masyarakat.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pohon dan membersihkan material yang menutup jalan. Penanganan dilakukan bersama oleh BPBD, Disperkim, relawan, serta warga setempat agar akses jalan dapat segera kembali normal,” ujar Agustina.

Selain di jalan protokol, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah area fasilitas umum dan kawasan permukiman. Beberapa lokasi yang terdampak antara lain di sekitar lingkungan Balaikota, kawasan rumah dinas wali kota, sejumlah sekolah, puskesmas pembantu, hingga taman kota.

Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan di sejumlah titik yang membutuhkan pembersihan lanjutan maupun penanganan tambahan.

Agustina juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang atau situasi darurat lainnya. Dengan laporan cepat dari warga, petugas dapat segera melakukan penanganan. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas,” katanya.

Pemerintah Kota Semarang juga memastikan akan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi pohon peneduh di ruang publik. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi risiko pohon tumbang ketika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait