TEGAL, diswayjateng.com - Untuk mengawali kegiatan pembelajaran Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, SD Negeri Kejambon 10 Tegal menggelar kegiatan Upgrading bagi seluruh pendidik. Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan pemahaman dan pelaksanaan Ko-kurikuler sebagai bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah.
Upgrading dilaksanakan sebagai bentuk penyegaran sekaligus peningkatan kompetensi guru, dengan materi utama tentang Ko-kurikuler.
Materi ini dipilih karena Ko-kurikuler memiliki peran strategis sebagai kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan atau pengayaan kegiatan intrakurikuler, khususnya dalam rangka pengembangan kompetensi peserta didik dan penguatan karakter.
Ko-kurikuler diarahkan untuk mendukung pencapaian delapan dimensi profil lulusan, yakni keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, serta komunikasi.
Melalui Ko-kurikuler, peserta didik diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan abad ke-21.
Kegiatan upgrading ini dipandu langsung oleh Kepala SD Negeri Kejambon 10 Tegal, Ahmad Rifai, alam paparannya, dia menyampaikan sejumlah hal penting terkait Ko-kurikuler, mulai dari kerangka pembelajaran, perencanaan, hingga pelaksanaan kegiatan Ko-kurikuler di satuan pendidikan.
Dijelaskan bahwa kerangka Ko-kurikuler mencakup beberapa unsur utama, di antaranya praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, kemitraan pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi.
Keempat unsur tersebut harus saling terintegrasi agar pelaksanaan Ko-kurikuler berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.
Pada tahap perencanaan, sekolah perlu membentuk tim kerja Ko-kurikuler, melakukan analisis kondisi satuan pendidikan, serta menyusun perencanaan berdasarkan hasil analisis tersebut.
Perencanaan juga diawali dengan menentukan dimensi profil lulusan yang akan dikembangkan, tema kegiatan Ko-kurikuler, bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan, serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
“Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terarah, Ko-kurikuler dapat menjadi sarana efektif untuk menguatkan karakter dan kompetensi peserta didik,” jelas Ahmad Rifai.
Dia berharap melalui kegiatan upgrading ini, para guru dapat merefresh kembali pemahaman mereka serta meningkatkan kualitas pelaksanaan Ko-kurikuler di SD Negeri Kejambon 10 Tegal pada semester genap ini.
“Saya berharap upgrading ini mampu menyegarkan pemahaman sekaligus meningkatkan pelaksanaan Ko-kurikuler di SD Negeri Kejambon 10 Tegal, sehingga pembelajaran semakin bermakna bagi peserta didik,” pungkasnya.