Warga Jepara Korban Bencana 'Dihujani' Beras Bulog

Kamis 15-01-2026,19:30 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

JEPARA, diswayjateng.com- Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Jepara dalam beberapa hari ini tentu membuat warga kesulitan pasokan makanan. 

Karena itu, Perum Bulog menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui program Bulog Peduli Bencana 2026.

Bantuan berupa beras premium satu ton ini, diserahkan di dapur umum Kecamatan Kalinyamatan, Kamis (15/1/2026).

Bantuan diserahkan Direktur SDM dan Transportasi Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto, dan diterima Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar. 

Sudarsono mengatakan, bantuan beras merupakan bagian dari tugas Bulog sesuai peraturan perundang-undangan.

Bantuan itu ditujukan untuk mendukung penanganan bencana dan membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga.

“Bulog menyalurkan bantuan bencana berupa beras premium sesuai undang-undang dan peraturan presiden. Bantuan ini diharapkan membantu warga terdampak sekaligus mendukung Pemkab Jepara,” ujar Sudarsono. 

Menurut Sudarsono, penyaluran beras dilakukan melalui koordinasi dengan Pemkab Jepara termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, agar bantuan tepat sasaran.  

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, Wakil Bupati, Sekda, dan BPBD untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan bencana,” tutur Sudarsono. 

Sudarsono menegaskan, Bulog terus menjaga ketersediaan cadangan pangan nasional. Upaya dilakukan baik saat bencana maupun kondisi normal. 

"Stok dijaga melalui pengelolaan gudang dan distribusi antardaerah bila diperlukan, " imbuh Sudarsono. 
Penyaluran bantuan dilakukan melalu dengan Pemkab Jepara dan BPBD setempat agar bantuan tepat sasaran--

Sementara itu, Wakil Bupati Jepara Hajar mengapresiasi dukungan Perum Bulog yang telah membantu operasional dapur umum bagi warga terdampak banjir.

 “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog atas bantuan berasnya, ini sangat bermanfaat kepada masyarakat Kabupaten Jepara,” ujar Hajar. 

Dapur umum di Kecamatan Kalinyamatan telah beroperasi selama tiga hari. Dalam setiap proses memasak, fasilitas tersebut menyiapkan sekitar 2.337 porsi.

Kegiatan memasak dilakukan tiga kali dalam sehari. Distribusi makanan menjangkau empat desa terdampak banjir, yakni Desa Batukali, Gerdu, Kaliombo, dan Sowan Kidul.

Kategori :