Miras Renggut Tujuh Nyawa, Operasi 'Banyu Setan' Ditabuh Kencang di Jepara

Miras Renggut Tujuh Nyawa, Operasi 'Banyu Setan' Ditabuh Kencang di Jepara

Polisi sita ribuan botol miras usai kasus pesta miras renggut 6 nyawa--

JEPARA, diswayjateng.com - Tragedi pesta minuman keras (miras) yang merenggut tujuh nyawa di Jepara, benar benar mengguncang wilayah Bumi Kartini. Merespon cepat kondisi peredaran miras yang tak terkendali, memaksa Polres Jepara melakukan operasi besar besaran.

Hasilnya berbagai potensi gangguan Kamtibmas diberantas dalam operasi yang digelar dari tanggal 10 dan 11 Februari 2026.

Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto mengatakan, operasi tersebut untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

Selain itu, kata Jadi, mencegah dini potensi kejahatan, terutama usai kejadian dalam kasus tewasnya sejumlah warga di Kecamatan Pakis Aji yang diduga akibat mengonsumsi miras oplosan.

 
Kapolres Jepara gelar konfrensi penanganan miras --

Selama periode itu, Polres Jepara beserta Polsek jajaran menyita barang bukti, terutama miras berbagai jenis dan merek. Jumlahnya mencapai 2.707 botol dan 2.769 liter miras oplosan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Jepara AKBP Hadi di Mapolres setempat. 

“Operasi ini kami lakukan untuk menekan penyakit masyarakat. Peredaran minuman keras sering menjadi pemicu tindak pidana dan gangguan ketertiban,” ucapnya.

Hadi mengaku tidak akan ragu mengambil tindakan tegas, apabila masih ditemukan adanya praktik penjualan miras ilegal di wilayah hukumnya.

“Kami perintahkan seluruh jajaran untuk terus bergerak. Bila masih ada yang nekat menjual miras, pasti akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jepara KH. Ali Arifin, mengapresiasi kinerja Polres Jepara yang telah meminimalisir peredaran miras di wilayah kabupaten setempat. 

“Kami merasa bangga dengan keberhasilan pemberantasan operasi yang dilaksanakan Polres Jepara. Harapan kedepan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Jepara terutama menjelang bulan Ramadan,” ujarnya.

Ali Mursyid selaku tokoh agama dan Sekretaris Umum FKUB Jepara, juga mengapresiasi terhadap kinerja Polres Jepara yang telah mencegah peredaran miras di wilayah Jepara.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Pdt Danang Kristiawan, yang memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Jepara dan jajaran yang telah meminimalisir peredaran miras di wilayah Jepara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait