Motor Honda Beat Tabrak Truk di Jalan Urip Sumoharjo Semarang, Satu Pengendara Tewas

Rabu 14-01-2026,22:15 WIB
Reporter : Umar Dani
Editor : Laela Nurchayati

SEMARANG, diswayjateng.com – Motor honda beat tabrak truk di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, tepatnya di seberang Alfamart Wonosari KM 12, kawasan Randu Garut, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Rabu (14/1/2026) siang.

Insiden yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan sebuah truk Hino Tractor Head, mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat warna putih tahun 2015 yang dikendarai Parman melaju dari arah barat menuju timur.

Diduga, pengendara kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya saat berusaha menyalip kendaraan.

Sepeda motor tersebut berjalan searah dengan truk Hino Tractor Head warna hijau.

“Saat hendak menyalip, pengendara motor tidak berhasil, kemudian oleng ke kanan hingga terjatuh dan membentur truk yang berada di samping kanannya,” ujar Iptu Novita.

Akibat benturan keras tersebut, Parman (61), warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, mengalami luka berat di bagian dada, perut, dan leher.

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Dr. Kariadi Semarang.

Sementara itu, pembonceng sepeda motor, Achmad A (28), mengalami luka ringan pada bagian kaki kiri dan menjalani perawatan medis di RSUP Dr. Kariadi.

Kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat akibat pengendara yang melakukan pengereman mendadak.

Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Di sisi lain, Rukiman (56), pengemudi truk kontainer tanpa muatan bernomor polisi T 9148 DC, mengaku truk yang dikemudikannya melaju pelan karena kondisi jalan yang padat.

Menurut Rukiman, sebelum kejadian terdapat truk lain yang mengalami kerusakan dan berhenti di tepi jalan sehingga menyebabkan jalur menyempit.

Ia pun memperlambat laju kendaraan untuk bersiap berpindah ke lajur kanan.

“Lalu lintas padat dan ruang gerak terbatas. Saya jalan pelan karena mau pindah lajur,” tutur Rukiman saat ditemui kantor Laka Lantas Polrestabes Semarang Rabu (14/1) malam

Kategori :