PEMALANG, diswayjateng.com – Hingga hari keenam pencarian, satu pendaki asal Magelang, Syafiq Radhan Ali Razan, yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet masih belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya maksimal meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Komandan Pos Pencarian Pendaki Hilang, Dani Fitra Maulana, mengatakan hasil pencarian pada hari sebelumnya masih nihil. Informasi dari tim yang melaksanakan spy camp di Pos 5 belum menunjukkan adanya tanda-tanda keberadaan survivor.
“Untuk pelaksanaan hari kemarin, informasi dari rekan-rekan yang melaksanakan spy camp di Pos 5 itu masih nihil,” ujar Dani saat ditemui di Posko Jayadipa, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Sabtu, 3 Januari 2026.
Pada hari keenam pencarian ini, tim SAR menerapkan skema pencarian dengan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing SRU menyisir area yang berbeda di jalur pendakian Gunung Slamet.
BACA JUGA:Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet Beri Pesan untuk Mantan Kekasih, Ini Isinya
BACA JUGA:Basarnas Temukan Titik Koordinat Ponsel Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet
“Satu SRU itu di area Pos Pelawangan sampai dengan jalur Gunung Malang. Kemudian ada SRU lagi di area Pos 6 sampai ke Pos 5. Kemudian ada Pos 6 ke arah Basecamp Cemoro Sakti. Dan satu lagi dari Pos 4 ke Pos 3,” jelasnya.
Dani menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 111 personel telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pencarian. Personel tersebut berasal dari berbagai unsur SAR yang terus berupaya menyisir area yang diduga menjadi lokasi hilangnya pendaki tersebut.
“Untuk jumlah personel sampai hari ini kita sudah kerahkan 111 personel di atas. Kami mohon doanya juga kepada masyarakat untuk didoakan yang terbaik, semoga survivor ini segera bisa kita temukan,” ungkap Dani.
Diakui pula, upaya pencarian masih terkendala oleh kondisi cuaca ekstrem di kawasan Gunung Slamet. Hujan dengan intensitas cukup lebat terus mengguyur lokasi pencarian sehingga menyulitkan pergerakan tim di lapangan.
BACA JUGA:Kronologi Hilangnya 2 Pelajar Pendaki Asal Magelang di Gunung Slamet
“Untuk kondisi cuaca sampai saat ini masih tidak bersahabat, artinya masih turun hujan dengan intensitas yang cukup lebat. Jadi agak menyulitkan kami tim pencari dalam melaksanakan pencarian,” katanya.
Untuk memperbesar peluang menemukan survivor, tim SAR juga memperluas jangkauan pencarian. Hingga hari ini, pencarian telah dilakukan hingga radius lima kilometer dari titik terakhir pendaki atas nama Haikal yang sebelumnya berhasil dievakuasi.
“Untuk radiusnya sampai hari ini kita tembus di 5 kilometer dari titik terakhir atau titik korban atas nama Himawan yang kita evakuasi,” jelas Dani.