Pengamanan Natal Batang Jadi Prioritas, Forkopimda Turun Langsung ke Gereja

Kamis 25-12-2025,07:30 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Faiz mengungkapkan bahwa jemaat menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan. “Mereka mengucapkan terima kasih karena ibadah dapat berjalan nyaman,” katanya.  

Bagi Pemkab Batang, rasa aman masyarakat menjadi indikator keberhasilan pengamanan hari besar keagamaan. Tak hanya fokus pada malam Natal, pemerintah daerah juga bersiap menghadapi lonjakan aktivitas selama libur Natal dan Tahun Baru.

BACA JUGA:Pastikan Ibadah Natal Aman, Polres Demak Lakukan Sterilisasi Gereja

BACA JUGA:Unit K-9 Polres Semarang Sisir Gereja, Pastikan Perayaan Natal di Kabupaten Semarang Aman   

Faiz menjelaskan bahwa berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk mengurai potensi keramaian. “Kami menyiapkan sejumlah kegiatan dan simulasi pengamanan bersama Kapolres,” jelasnya.  

Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah selama Nataru.  

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana memastikan seluruh kegiatan ibadah Natal telah dipetakan dengan cermat. Menurut Edi, pihak kepolisian melakukan pengamanan menyeluruh di setiap lokasi ibadah.  

“Untuk malam ini terdapat 10 gereja dan satu rumah ibadah yang melaksanakan peribadatan,” tegasnya.  Sedangkan pada Hari Natal, tercatat 19 kegiatan ibadah di wilayah Kabupaten Batang. Rinciannya meliputi 17 gereja dan dua rumah ibadah lainnya.  

Kapolres menyebutkan bahwa sebanyak 165 personel kepolisian diterjunkan dalam pengamanan Natal. Personel tersebut diperkuat dengan dukungan dari TNI dan instansi terkait.

BACA JUGA:Terkonfirmasi Kepresidenan, Wapres Gibran Akan Hadiri Natal Bersama di Pancasila Salatiga

BACA JUGA:Jelang Natal 2025, Wali Kota Semarang Ajak Tokoh Lintas Iman Jaga Kota Tetap Kondusif   

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup demi mengantisipasi berbagai potensi gangguan. Sebelum pelaksanaan ibadah, kepolisian juga melakukan sterilisasi di seluruh gereja.  

Langkah sterilisasi ini dilakukan untuk memastikan lokasi ibadah benar-benar aman. “Semua gereja sudah kami pastikan siap digunakan untuk ibadah,” ujar Edi.  

Kapolres Batang menegaskan bahwa Polres Batang berkomitmen menjaga keamanan hingga perayaan Tahun Baru. Ia berharap suasana damai dan toleran terus terjaga di tengah masyarakat Batang.  

Menurut Edi, perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momentum kebersamaan yang harus dijaga bersama. Pengamanan Natal Batang ini menjadi potret sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.  

Di bangku-bangku gereja Batang, negara hadir bukan dengan jarak, melainkan dengan kepedulian. Perayaan Natal di Kabupaten Batang pun berlangsung dalam suasana damai, tenang, dan penuh rasa aman.  

Kategori :