Dinkes Kabupaten Pemalang Terus Melakukan Perbaikan Layanan

Kamis 13-11-2025,08:00 WIB
Reporter : Agus Pratikno
Editor : Rochman Gunawan

PEMALANG, diswayjateng.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pemalang akan terus berupaya melakukan perbaikkan dalam layanan kesehatan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir terjadi permasalahan atau kasus-kasus layanan. Seperti yang  terjadi di Puskesmas Paduraksa, yaitu proses persalinan yang mengakibatkan bayinya meninggal. Sehingga layanan di Puskesmas Paduraksa menjadi sorotan masyarakat luas.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dr Yulies Nuraya mengatakan, soal persalinan ibu hamil yang terjadi di Puskesmas Paduraksa yang mengakibatkan bayinya meninggal itu disebabkan proses persalinannya karena kala dua lama.

‎Artinya kala satu sudah berjalan dengan baik sedangkan pada kala dua itu lama, jadi kala dua itu pada saat ibu yang hamil menguat untuk melahirkan bayinya berlangsung lama, akhirnya harus dirujuk ke RSU Santa Maria. Selain itu juga ketubannya mengalami keruh, sehingga membuat bayinya menjadi kendala yang akhirnya bayinya meninggal.

‎"Merujuk dari kejadian itu, maka Dinas Kesehatan akan terus melakukan perbaikkan dalam pelayanan, yaitu melakukan perbaikkan diri terhadap adanya kasus-kasus semacam itu," katanya.

BACA JUGA:Bupati Pemalang Perintahkan Dinas Kesehatan Atasi TBC ‎

‎Pihaknya juga akan selalu update terhadap bidan-bidan untuk menangani proses persalinan. Baik melalui pembinaan maupun bimbingan. Seperti misal saat kala satu bagaiamana penanganannya dan kala dua juga bagaimana cara menanganinya.

‎Menurutnya, sebagai pelayan kesehatan, seperti bidan itu tidak ada istilah senior atau yunior. Karena sama-sama mempunyai tanggungjawab untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

‎"Bidan tidak ada senior atau yunior karena sebagai petugas layanan ilmunya harus sama dan kompetensinya juga harus sama. Cara melayaninya juga harus sama.  Termasuk ketrampilannya juga harus sama,"ujarnya.

‎dr Yulies menjelaskan bahwa  yang namanya petugas kesehatan itu dinilai, baik itu dokter, perawat maupun bidan. Jadi semua kemampuannya harus dinilai, jika masih kurang maka akan dibina dan akan terus dibimbing.

‎Dia mengimbau kepada warga masyarakat khususnya ibu hamil untuk minum jamu, agar tidak membuat ketuban itu keuh. Sehingga akan memperlancar proses persalinan karena licin bayinya akan mudah keluar.  Maka ibu hamil harus tetap menjaga kesehatannya baik untuk dirinya si ibu yang hamil maupun kesehatan bayinya.

Kategori :