SEMARANG, diswayjateng.id - Mendorong kinerja positif keuangan di awal tahun 2025, PT Trans Marga Jateng berhasil melakukan refinancing pada awal Tahun 2025.
Seperti diketahui, PT Trans Marga Jateng sebagai pengelola Ruas Jalan Tol Semarang-Solo.
Dan belum lama ini, PT Trans Marga Jateng mengumumkan keberhasilannya dalam lakukan refinancing pada awal Tahun 2025.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi menyatakan langkah strategis ini diambil untuk mendorong kinerja positif keuangan di awal tahun 2025 yakni PT Trans Marga Jateng berhasil melakukan refinancing pada awal Tahun 2025.
BACA JUGA: Tim E-Sport SMP Negeri 1 Talang Kabupaten Tegal Kembali Raih Juara Mobil Legends
BACA JUGA: Aksi Bersih Gunung Warnai Puncak Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional
"Upaya ini sekaligus meningkatkan efisiensi struktur keuangan serta memperkuat fundamental bisnis perusahaan di tengah dinamika industri infrastruktur," kata Prajudi.
Langkah refinancing ini, diakuinya juga memberikan dampak positif bagi laporan kinerja keuangan perusahaan.
Sehingga, dengan restrukturisasi hutang yang lebih efisien PT Jasa Marga Jateng berhasil meningkatkan profitabilitas.
BACA JUGA: Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan Tol, PT TMJ Dukung Operasi Penertiban ODOL
BACA JUGA: Selama Ramadan 1446 H, Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan Tetap Berjalan dengan Sejumlah Perubahan
"Sekaligus menjaga likuiditas perusahaan dalam kondisi yang lebih sehat. Hal ini juga memungkinkan kami untuk terus melakukan peningkatan layanan dan pengembangan jalan tol guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Prajudi.
Lebih jauh ia mengungkapkan, melalui refinancing diharapkan mampu mengoptimalkan arus kas perusahaan serta mendukung pengembangan infrastruktur dan layanan pada Ruas Jalan Tol Semarang-Solo.
BACA JUGA: Isu Sterilisasi Jalan Barito, Juru Parkir RSU Budi Pekalongan Rahayu Temui Manajemen
BACA JUGA: Berseragam Komcad di Lembah Tidar, Bupati Batang Siap Jalankan Visi Prabowo
Dengan kondisi keuangan yang semakin solid, PT Trans Marga Jateng optimis dalam menghadapi tantangan industri serta memperkuat kontribusi dalam pembangunan infrastruktur transportasi di Indonesia.
"Keberhasilan refinancing mencerminkan kepercayaan investor dan institusi keuangan terhadap fundamental bisnis serta prospek jangka panjang perusahaan," imbuhnya.
PT Trans Marga Jateng berkomitmen untuk terus meningkatkan efisiensi operasional serta memberikan layanan terbaik bagi pengguna jalan tol.
BACA JUGA: Bhimasena Lentera Ramadan, BPI Bantu 1,2 Ton Cat untuk 22 Musala di Batang
BACA JUGA: Ratusan Pengemudi Ojol Demo di Kantor Gubernur Jateng, Tuntut Hapus Layanan Merugikan
Dengan strategi keuangan yang lebih sehat, perusahaan siap menghadapi berbagai peluang pertumbuhan yang lebih besar di masa depan.
Sebelumnya, PT Trans Marga Jateng (TMJ) dukung pelaksanaan operasi penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), Jum'at 28 Februari 2025.
Kegiatan guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol serta memastikan infrastruktur jalan tol dalam kondisi optimal itu, bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, BPTD Wilayah X Provinsi Jateng dan DIY, Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) 433, serta instansi terkait di Ruas Jalan Tol Semarang-Solo.
BACA JUGA: Warga Lebakbarang Pekalongan Dapat Bantuan Bedah Rumah Dari Polisi
BACA JUGA: BPBD Kabupaten Tegal Berjibaku Cari Bocah yang Hanyut
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Prajudi mengatakan, Operasi ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi potensi kecelakaan.
"Sekaligus mengurangi kerusakan jalan akibat kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dan dimensi yang telah ditetapkan," ungkap Prajudi.