Isu Sterilisasi Jalan Barito, Juru Parkir RSU Budi Pekalongan Rahayu Temui Manajemen

Isu Sterilisasi Jalan Barito, Juru Parkir RSU Budi Pekalongan Rahayu Temui Manajemen

Mediasi antara juru parkir dengan manajemen RSU Budi Rahayu Kota Pekalongan--Bakti Buwono/ diswayjateng.id

PEKALONGAN, diswayjateng.id - Isu sterilisasi Rumah Sakit Umum (RSU) Budi Rahayu, di sepanjang Jalan Barito, di Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, membuat para juru parkir resah dan 'menggeruduk' manajemen.

Menggandeng pengacara Didik Pramono, para juru parkir melakukan mediasi dengan manajemen RSUD Budi Rahayu yang berlangsung selama 1,5 jam.

"Tadinya memang pak direktur (RSU) sempat menyampaikan streilisasi, alhamdulillah, beliau sudah dibuka kembali hatinya," kata perwakilan juru parkir, Adib usai mediasi, Jumat 28 Februari 2025.

Ia menyebut dalam mediasi itu, pihak rumah sakit dan dishub menyatakan minta untuk penertiban parkir.

BACA JUGA: Tegak Lurus Perintah PDI Perjuangan, Wali Kota Pekalongan Tunda Ikut Retret

BACA JUGA: Alokasikan Rp3,3 Miliar, DPUPR Kota Pekalongan Kebut Perbaikan 31 Ruas Jalan Rusak karena Banjir

"Yang kemarin kurang tertib bikin kemacetan untuk lebih ditertibkan kembali, tapi tetap bisa normal kembali bekerja seperti semula," jelasnya.

Direktur RSU Budi Rahayu Pekalongan, FX Indra Setiadi menyatakan ada misskomunikasi sebelumnya dan tidak ada niatan menggeser parkir. Pihaknya hanya ingin area parkir lebih tertib.

"Kita memang menyadari bahwa area parkir tidak memenuhi, sehingga siapa lagi kalau bukan mereka yang mengurus. Karena itu kita ingin mereka mengatur itu di depan itu teratur, tidak dua arah," jelasnya.

Ia menyebut kalau parkir dua arah tidak sesuai dan memperberat beban jalan.

BACA JUGA: Program MBG Kota Pekalongan Dimulai, 6.000 Pelajar Terima Makanan Bergizi Gratis

BACA JUGA: Disdukcapil Pekalongan Temukan 2.164 Data Penduduk Non Aktif, Belum Semuanya?

Di sisi lain, pihaknya memang berencana membangun area parkir lagi.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, Agung Jaya Kusuma Aji membantah isu sterilisasi tapi penertiban agar parkir hanya di satu lajur saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: