Volume Sampah di TPA Penujah Kabupaten Tegal Capai 400 Ton per Hari

Rabu 20-03-2024,10:15 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Rochman Gunawan

DISWAYJATENG, SLAWI - Volume sampah atau limbah dari masyarakat. Yang dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Penujah, Kecamatan Kedungbanteng sebanyak 400 ton per hari.  

Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tegal Joko Kurnianto, angka volume itu sebenarnya turun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dia memaparkan, pada tahun 2021 lalu, volume sampah yang dibawa atau dibuang ke TPA Penujah rata-rata mencapai 609 ton per hari.

Angka ini juga menyusut di tahun 2022. Yakni menjadi 516 ton per hari.

BACA JUGA:Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal Beberkan 4 Krisis yang akan Melanda Masyarakat

"Jadi sejak tahun 2021, volume sampah di TPA Penujah selalu menurun. Bahkan di tahun 2023 lalu, volumenya juga semakin menurun, yakni menjadi 400 ton per hari," kata Joko, di sela-sela acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024, di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Jalingkos Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Joko mengungkapkan, penurunan volume sampah selama 3 tahun berturut-turut ini salah satunya didukung oleh gerakan Merdeka Sampah.

Gerakan ini berperan penting menumbuhkan kepedulian komunitas warga dan tanggung jawab pemerintah desa dalam mengelola sampah di lingkungannya.

BACA JUGA:Rusak, Jalan Trayeman-Singkil Kabupaten Tegal Diperbaiki

Joko menyatakan, Pemkab Tegal akan terus berupaya mengurangi sampah plastik. Hal itu sejalan dengan pasal 16 Peraturan Bupati Tegal Nomor 48 Tahun 2019 yang mengatur tentang pengurangan penggunaan plastik dan styrofoam di pusat perbelanjaan dan toko swalayan, atau bahkan pasar rakyat

“Saya berharap bahwa peringatan HPSN ini bukan hanya sebatas seremonial saja. Ingat, tidak ada kata berhenti untuk mengurangi sampah, termasuk sampah plastik,” tandasnya. 

Kategori :