1. Napas cepat dan dangkal.
2. Kesulitan bernapas atau sesak napas.
3. Detak jantung yang cepat.
4. Sianosis, yaitu perubahan warna kulit menjadi kebiruan akibat kurangnya oksigen dalam darah.
5. Kelelahan dan lemah.
6. Keringat berlebihan.
7. Ketidaknyamanan dada atau nyeri dada.
Pengobatan
Pengobatan penyakit ini bertujuan untuk mengatasi penyebab yang mendasarinya serta mengurangi gejala yang muncul. Berikut beberapa metode pengobatan yang umum yang bisa anda gunakan.
1. Terapi Oksigen
Apabila penyakit ini tersebabkan oleh rendahnya kadar oksigen dalam darah, dengan menggunakan terapi oksigen dapat diberikan untuk meningkatkan pasokan oksigen ke tubuh.
2. Obat-obatan
Dokter dapat membuat resep obat-obatan seperti bronkodilator untuk mengatasi gangguan pernapasan seperti asma. Demikian pula obat anti-kecemasan juga dapat diresepkan apabila takipnea tersebabkan oleh kecemasan atau stres.
3. Terapi Fisik
Melakukan latihan pernapasan yang terkendali dan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi dapat membantu mengurangi takipneusia yang tersebabkan oleh faktor psikologis.
4. Pengobatan Penyakit Dasar
Apabila takipnea tersebabkan oleh penyakit paru-paru atau jantung, pengobatan penyakit yang mendasari akan menjadi prioritas. Sehingga hal ini mungkin melibatkan penggunaan antibiotik untuk mengatasi infeksi paru-paru atau pengobatan untuk mengendalikan gagal jantung.
5. Perubahan Gaya Hidup
Dengan mengadopsi gaya hidup sehat, seperti menghentikan merokok, menjaga berat badan yang sehat, dan mengelola stres, dapat membantu mengurangi risiko terjadinya takipnea.
BACA JUGA:Jangan Anggap Remeh Kebiasaan ini! Berdampak Besar bagi Kesehatan Jantung Anda