JAKARTA (DiswayJateng) - Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama mendorong peralihan kewenangan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) dari kepolisian kepada Kementerian Perhubungan.
"Kami ingin agar instansi yang mengeluarkan SIM dan yang melakukan pengawasan nantinya berbeda," katanya, Senin (6/6). Hal itu disampaikan terkait agenda perubahan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).Meskipun belum secara resmi masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2022, Komisi V DPR RI tetap mengagendakan rapat dengan pemerintah dan stakeholder terkait. "Saat ini masih Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan sejumlah pakar dan praktisi," ujarnya. Jika pada tahap penyusunan awal untuk pembahasan RUU LLAJ, Komisi V DPR RI telah menerima masukan dari sejumlah pihak, di antaranya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, penyedia jasa aplikasi, pakar, akademisi, dan pihak-pihak terkait lainnya. Dia mengatakan Fraksi PKS sendiri memberikan sejumlah catatan kritis pada proses penyusunan awal RUU LLAJ. Salah satunya menyangkut uji, penerbitan, dan pengawasan atau penindakan SIM. "Kami mendukung peralihan kewenangan soal SIM ini dari kepolisian ke Kementerian Perhubungan," katanya. Untuk ujian dan penerbitan SIM, lanjut Suryadi, Fraksi PKS akan mendorong adanya peralihan dari kepolisian ke Kemenhub. Namun demikian, untuk pengawasan dan atau penindakan hukum pelanggar lalu lintas tetap berada di kepolisian. "Nantinya kepemilikan SIM akan benar-benar menjadi bukti keahlian atau 'skill'. Karenanya, untuk SIM yang bukan komersil agar berlanjut menjadi seumur hidup,” tandasnya.DPR Dukung Pembuatan SIM oleh Kemenhub, Berlaku Seumur Hidup
Senin 06-06-2022,18:07 WIB
Reporter : Rochman Gunawan
Editor : Rochman Gunawan
Kategori :
Terkait
Minggu 15-02-2026,15:39 WIB
35 Tahun Penantian, Jalur 'Jeglong-jeglong' Desa Kalikobok-Bonagung Sragen Kini Bak Jalan Tol
Jumat 30-01-2026,15:08 WIB
Muhammadiyah Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Haedar Nashir: Tetap Ikuti Reformasi 1998
Kamis 22-01-2026,19:25 WIB
Dasco Dorong Kerukunan Keluarga Keraton Solo, Soroti Pentingnya Harmoni dan Hukum Adat
Kamis 22-01-2026,18:30 WIB
DPR RI Apresiasi Respons Cepat Pemprov Jateng Tangani Banjir dan Longsor
Senin 12-01-2026,13:27 WIB
KUHAP Baru Resmi Berlaku, Anggota DPR RI Gus Abduh Pastikan Jaga Hak Asasi dan Keadilan Warga
Terpopuler
Jumat 20-02-2026,23:00 WIB
Ngopi Kamtibmas Petakan Kerawanan Wilayah Kudus saat Ramadan dan Idul Fitri
Sabtu 21-02-2026,07:30 WIB
Harga Cabai Rawit di Semarang Tembus Rp95 Ribu per Kg, Cuaca Ekstrem dan Awal Ramadan Jadi Pemicu
Jumat 20-02-2026,21:00 WIB
100 Tahun Bubur India Masjid Pekojan Semarang: Tungku Tembaga dan Tradisi Ramadan yang Tak Pernah Punah
Sabtu 21-02-2026,06:29 WIB
Komisi D DPRD Jateng Kaji Standarisasi Jalan Provinsi di Cirebon, Dorong Regulasi Tepat Sasaran
Jumat 20-02-2026,19:50 WIB
Identitas Mayat di Batang Terungkap, Ternyata Nenek Patanah yang Hilang 13 Hari Lalu
Terkini
Sabtu 21-02-2026,17:27 WIB
Pajak Jual Beli Tanah di Pekalongan Dipelajari Mahasiswa Doktoral Asing Unissula, Ada Apa?
Sabtu 21-02-2026,16:00 WIB
Kasus BPR Salatiga, Kuasa Hukum Tersangka Nilai Unsur Tipikor Belum Terpenuhi
Sabtu 21-02-2026,15:45 WIB
Rentetan Ledakan Petasan di Jateng, Tiga Rumah Hancur dalam Sepekan, Polisi Ancam 15 Tahun Penjara
Sabtu 21-02-2026,15:30 WIB
Gagal Bawa Kabur Motor di Pajang, Pria Asal Boyolali Diamankan Polisi
Sabtu 21-02-2026,15:15 WIB