SPPG Karangjati Blora Belum Beroperasi, Masih Menunggu Top Up dari BGN
Update SPPG/PIC SPPG Polres Blora AKP Nur Dwi Edie. - diswayjateng/Farros ---
BLORA, diswayjateng.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora masih menghadapi persoalan kesiapan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Salah satunya SPPG Karangjati yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari. SPPG tersebut belum kembali beroperasi karena masih menunggu bantuan pemerintah (Banper) atau top up dari Badan Gizi Nasional (BGN).
PIC SPPG Blora AKP Nur Dwi Edie Wahyudiyanto mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab bantuan untuk SPPG Karangjati belum turun.
BACA JUGA: Sidak Dapur MBG di Cluwak Pati, Plt Bupati Temukan Lele Tulang dan Jeruk Busuk Lolos Sortir
BACA JUGA: Lahan Perbukitan di Sruweng Kebumen Terbakar, 1,5 Hektare dan 50 Pohon Jenitri Ludes
“Untuk SPPG Karangjati dari Yayasan Kemala Bhayangkari sebenarnya menunggu Banper atau top up dari BGN dan sampai sekarang masih belum. Untuk penyebabnya apa belum tahu, karena Banper dari BGN,” ujar Nur Dwi Edie, Jumat (25/9/2026).
Sembari menunggu kejelasan bantuan tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator kecamatan (Korcam) untuk mengatur kembali distribusi MBG bagi penerima manfaat yang sebelumnya mendapatkan makanan dari SPPG Karangjati.
Menurutnya, penerima manfaat yang belum mendapatkan pengalihan akan dikoordinasikan kembali agar distribusi MBG tetap berjalan.
“Saya sudah sempat koordinasi dengan Korcam, untuk sementara dikembalikan ke SPPG semula. Kalau ada yang belum dialihkan akan saya koordinasikan kembali, agar semua murid dapat MBG,” jelasnya.
Nur Dwi Edie memastikan SPPG Karangjati sebenarnya telah memiliki kesiapan untuk kembali beroperasi. Termasuk kepala SPPG yang disebut telah siap menjalankan pelayanan.
Ia menyebut, begitu Banper atau top up dari BGN diterima, SPPG Karangjati akan segera dipersiapkan untuk kembali beroperasi.
“Kita tetap komitmen. Sepanjang nanti Banpernya sudah turun atau sudah di-top up untuk SPPG Karangjati, kita akan langsung ready. Kepala SPPG-nya sudah siap semua,” katanya.
Pernah Beroperasi
SPPG Karangjati sebelumnya sempat menjalankan pelayanan MBG. Namun, operasionalnya kemudian terhenti di tengah adanya perubahan kepemimpinan di tubuh BGN.
Nur Dwi Edie menduga kondisi tersebut turut memengaruhi proses penataan bantuan atau top up bagi SPPG.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



