Data Lab MBG Sukorejo 2 dan Keterangan Dinkes Blora Berbeda, Bacillus cereus atau Bacillus sp?

Data Lab MBG Sukorejo 2 dan Keterangan Dinkes Blora Berbeda, Bacillus cereus atau Bacillus sp?

UPDATE DINKES BLORA/Menu MBG dari SPPG Sukorejo 2 yang membuat keracunan- diswayjateng/dok.Istimewa ---

BLORA, DiswayJateng.id – Hasil pemeriksaan laboratorium dalam kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Sukorejo 2, Kabupaten Blora, menyisakan tanda tanya.

Pasalnya, terdapat perbedaan antara data hasil pemeriksaan laboratorium yang diperoleh dengan keterangan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blora terkait bakteri pada sampel makanan.

Dalam dokumen hasil pemeriksaan, Bacillus cereus justru tercatat negatif pada sampel kuah sop dan ayam woku kemangi. Sementara hasil yang dinyatakan positif adalah Bacillus sp.

BACA JUGA:Mesin Gerinda Ditinggal, Rumah Warga Puring Kebumen Terbakar

BACA JUGA:Kasus Dugaan Keracunan MBG Bawang Batang Capai 521 Pasien

Temuan ini berbeda dengan keterangan Sekretaris Dinkes Blora, Nur Betsia Bertawati, yang menyebut pemeriksaan menemukan Bacillus cereus pada dua menu tersebut.

"Lab dilakukan di dua tempat. Labkesda, pemeriksaan air sumur ditemukan E. coli yang melebihi ambang batas dan pemeriksaan air minum hasil normal. Laboratorium provinsi pemeriksaan menu makanan dan ditemukan Bacillus cereus pada kuah sop dan ayam woku," kata Nur Betsia saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).

Perbedaan tersebut bukan sekadar persoalan istilah. Bacillus sp. dan Bacillus cereus merupakan dua tingkatan identifikasi yang berbeda.

Bacillus sp. menunjukkan bakteri yang diketahui masuk dalam genus Bacillus, sedangkan Bacillus cereus merupakan spesies tertentu dalam genus tersebut.

BACA JUGA:Mantan Bupati Batang Bambang Bintoro Meninggal, Sahabat dan Bupati Faiz Kenang Sosoknya

BACA JUGA:Edarkan Narkoba di Tepi Jalan, Pasutri Dibekuk Satresnarkoba Polres Semarang

Artinya, ketika dokumen pemeriksaan mencatat Bacillus sp., sementara keterangan Dinkes menyebut Bacillus cereus, diperlukan penjelasan mengenai dasar identifikasi hingga tingkat spesies tersebut.

Data Laboratorium Jadi Sorotan

Dalam hasil pemeriksaan, sejumlah sampel makanan diuji, mulai dari nasi, kuah sop, rebusan brokoli, rebusan jagung, rebusan tempe hingga ayam woku kemangi.

Pada kuah sop, Bacillus cereus tercatat negatif dan Bacillus sp. positif. Begitu pula pada ayam woku kemangi, Bacillus cereus tercatat negatif sedangkan Bacillus sp. positif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: