Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Pemuda Semarang

Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Pemuda Semarang

DUGDERAN: Ribuan warga memadati jalan Pemuda Kota Semarang untuk menyaksikan kirab budaya Dugderan jelang Ramadan.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Ribuan warga memadati kawasan Jalan Pemuda, Kota Semarang, Senin 15 Februari 2026, untuk menyaksikan kemeriahan kirab budaya Dugderan. Tradisi tahunan yang digelar menjelang bulan suci Ramadan ini kembali menjadi magnet masyarakat dari berbagai penjuru kota. 

 

Sejak siang hari, warga telah berjejer di sepanjang jalan utama kota itu. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias menanti iring-iringan kirab, termasuk kemunculan Warak Ngendog ikon khas Dugderan yang sarat makna akulturasi budaya. 

 

Dian, warga Ngaliyan, mengaku tak pernah absen menyaksikan Dugderan setiap tahunnya. Ia bahkan rela berdesakan demi mendapatkan makanan ringan yang dibagikan langsung oleh Wali Kota Semarang

 

“Setiap tahun selalu lihat Dugderan. Apalagi ini cuaca sangat cerah, dan tadi dapat makanan ringan dari Ibu,” ujar Dian  kepada diswayjateng.id dengan wajah sumringah. 

 

Menurutnya, Dugderan bukan sekadar tontonan, melainkan tradisi yang selalu dinanti. Ia datang bersama rekannya, Indah, juga dari Ngaliyan. Keduanya mengaku akan terus menyempatkan hadir setiap kali Dugderan digelar. 

 

“Setiap tahun pengen nonton terus,” katanya. 

 

Cuaca cerah pada siang itu turut menambah semarak acara. Warga tampak menikmati setiap rangkaian kirab yang berjalan tertib dan penuh warna. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait