Membangun Industri Pupuk yang Kuat untuk Pangan Berdaulat
Upload By:
Achmad Fazeri|
Rabu / 24-12-2025,17:00 WIB
Suasana Gudang Penyangga Pupuk (GPP) PT Pupuk Indonesia di Tawangharjo - Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Rabu (24/12/2025). Untuk wilayah Grobogan, Pupuk Indonesia mengalokasi pupuk subsidi tahun 2025 sebanyak 155.505,4 ton, dengan rincian: urea 82.000 ton, NPK 63.000 ton, organik 10.500 ton, dan ZA 5,4 ton. (Achmad Fazeri/Disway Jateng)
Pekerja melempar pupuk bersubsidi saat bongkar di GPP PT Pupuk Indonesia di Tawangharjo - Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (24/12/2025). Untuk wilayah Grobogan, Pupuk Indonesia mengalokasi pupuk subsidi tahun 2025 sebanyak 155.505,4 ton, dengan rincian: urea 82.000 ton, NPK 63.000 ton, organik 10.500 ton, dan ZA 5,4 ton. (Achmad Fazeri/Disway Jateng)
Pekerja bongkar pupuk bersubsidi di GPP PT Pupuk Indonesia di Tawangharjo - Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (24/12/2025). Untuk wilayah Grobogan, Pupuk Indonesia mengalokasi pupuk subsidi tahun 2025 sebanyak 155.505,4 ton, dengan rincian: urea 82.000 ton, NPK 63.000 ton, organik 10.500 ton, dan ZA 5,4 ton. (Achmad Fazeri/Disway Jateng)