Hadapi Persaingan Sengit Perguruan Tinggi, UMKU Percepat Jabatan Akademik Dosen

Hadapi Persaingan Sengit Perguruan Tinggi, UMKU Percepat Jabatan Akademik Dosen

Kalangan dosen peserta Workshop Pendampingan Percepatan Jabatan Akademik Dosen UMKU. -arief pramono/diswayjateng.id-

KUDUS, diswayjateng.id- Persaingan dunia perguruan tinggi yang makin ketat saat ini, memaksa Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) terus berbenah. Salah satu strategi institusi yang dilakukan yakni mendorong percepatan jabatan akademik dosen serta mendukung akreditasi institusi dan prodi.

Strategi ini terungkap dalam penyelenggaraan Workshop Pendampingan Percepatan Jabatan Akademik Dosen UMKU, bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah. 

Workshop yang diinisiasi oleh Departemen Sumber Daya Insani UMKU, berlangsung di ruang serbaguna kampus setempat. Agenda ini diikuti 32 dosen dari berbagai program studi. 

Narasumber dari perwakilan dari LLDIKTI Wilayah VI, yang memberikan pendampingan teknis mengenai proses pengajuan dan pemenuhan persyaratan jabatan akademik, mulai dari Asisten Ahli hingga Lektor Kepala.

Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto mengatakan, workshop ini salah satu strategi institusi mendorong percepatan jabatan akademik dosen untuk karir dosen, serta demi mendukung akreditasi institusi dan prodi. 

“Kami berharap melalui pendampingan ini, para dosen lebih memahami regulasi terbaru serta termotivasi segera mengajukan jenjang jabatan akademik yang sesuai dengan kualifikasi dan kinerjanya,” ujar Edy, Senin (26/5/2025).

Edy mewajibkan setiap dosen memperhatikan road map Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga saat ada kesempatan dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi, masing-masing dosen lebih siap. 

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, memaparkan pentingnya peningkatan jabatan akademik untuk menjamin mutu pendidikan tinggi di wilayah Jawa Tengah. 

Ia juga menyoroti pentingnya kelengkapan dokumen dan keabsahan publikasi ilmiah sebagai bagian dari proses penilaian. Harun juga memberikan motivasi kepada para dosen agar berprinsip meaningful, mindful, dan joyful. 

“Menjadi dosen yang meaningful berarti menjalankan profesi dengan kesadaran akan nilai dan tujuan yang lebih besar, tidak hanya mengajar demi menggugurkan kewajiban, tetapi menginspirasi, membentuk karakter, dan memberi kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dan masyarakat,” terang Harun. 

Terselenggaranya workshop ini, UMKU berharap segera mempercepat proses kenaikan jabatan akademik para dosennya. Sehingga mampu menciptakan ekosistem akademik yang unggul dan berdaya saing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: