Presiden RI Prabowo Subianto Resmikan KEK Industropolis Batang, Targetkan jadi Shenzhen-nya Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajarannya usai meresmikan KEK Industropolis Batang--Bakti Buwono/ diswayjateng.id
Menurutnya, kawasan ini berpotensi menarik investasi besar dan menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Indonesia.
"Hari ini kita memiliki kawasan yang kita harapkan bisa menjadi Shenzhen-nya Indonesia. Insya Allah, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kita bisa mewujudkannya," kata Prabowo.
KEK Industropolis Batang merupakan hasil transformasi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2022.
Perubahan status KITB menjadi KEK bertujuan untuk menarik lebih banyak investasi guna mendukung pertumbuhan industri.
Pemerintah menargetkan investasi di kawasan ini mencapai Rp75,8 triliun dalam lima tahun ke depan, dengan penyerapan tenaga kerja hingga 58.145 orang.
Kawasan ini akan difokuskan pada tiga sektor utama, yaitu manufaktur, logistik, dan distribusi.
"Saya baru memimpin Kabinet Merah Putih. Investasi yang akan kita lakukan tahun ini buahnya adalah hilirisasi, supaya nilai tambah bahan baku kita bisa dinikmati masyarakat. Lima tahun ke depan akan ada 8 juta lapangan kerja," tegas Prabowo.
Peresmian KEK Industropolis Batang dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus berani mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga yang sudah lebih maju.
"Tetangga-tetangga kita sudah maju, dan kita tidak boleh malu untuk belajar dari contoh yang berhasil," ujarnya.
Dengan peresmian ini, diharapkan KEK Industropolis Batang dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: