Sriyanto Saputro Dorong Pelestarian Seni Tari, Sebagai Wujud Eksistensi Seni Tradisi

Sriyanto Saputro Dorong Pelestarian Seni Tari, Sebagai Wujud Eksistensi Seni Tradisi

Sriyanto Saputro saat memberikan sosialisasi pelestarian budaya kesenian daerah--Mukhtarul Hafidh / diswayjateng.id

SRAGEN, diswayjateng.id – Kesenian tradisional perlu terus dilestarikan oleh semua kalangan. Seperti yang dilakukan warga Mageru, Kelurahan Plumbungan yang menggelar pentas seni pada Minggu (8/12). Keterlibatan warga sekitar dalam mempertahankan tradisi kesenian layak diapresiasi.

Sriyanto atau yang akrab disapa Damen, pemimpin Sanggar Sedap Malam, memberikan dukungan penuh terhadap pagelaran seni yang digelar di Kampung Mageru, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang.

Acara ini dinilai sangat penting untuk menjaga eksistensi seni tradisi, terutama di kalangan generasi muda.

“Pagelaran ini sangat berharga untuk memastikan seni tradisi tetap eksis dan disukai oleh generasi muda, terutama anak-anak,” ujar Damen.

BACA JUGA:Bupati Yuni Kembali Sukses Bawa Sragen Raih 3 Besar Kabupaten Terinovatif 2024

BACA JUGA:UMK Naik 6.5 Persen, UMK Sragen Tembus Rp.2.180 juta

Damen yang juga putra asli daerah, mengungkapkan kegembiraannya karena pagelaran yang telah lama dicita-citakan akhirnya terlaksana di Mageru.

Dia berharap Pemerintah Desa dapat terus memberikan dukungan agar kegiatan serupa dapat berkelanjutan.

Sebagai bentuk apresiasi, Sanggar Tari Tancep Sedap Malam juga dinobatkan sebagai sanggar penyeji terbaik se-Jawa Tengah. Selain pagelaran tari, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan kroncong, topeng ireng Boyolali, dan reog.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut hadir anggota DPR RI Sriyanto Saputro, pihaknya mengapresiasi dukungan penuh dari Sriyanto Damen terhadap perkembangan kesenian tari, khususnya bagi Sanggar Sedap Malam.

BACA JUGA:Kejari Sragen Musnahkan Barang Bukti Kejahatan, Kasus Narkoba Masih Jadi Juara

BACA JUGA:Rumah Sering Buat Pesta Narkoba, Satu Pemuda Dibekuk Satresnarkoba Sragen

Semoga pagelaran ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan melestarikan seni budaya bangsa.

”Sejak sebelum maju, saya sering bertemu dengan mas Damen dan memotivasi saya, menjadi DPR RI. Bapak ibu disini mungkin ada yang pilih saya dan ada yang tidak. Tapi tidak masalah, panjenengan semua tetap warga Sragen, Beda pilihan gak masalah, tapi harus rukun. Sekarang  saya di Komisi Infrastruktur, saya usahakan membantu untuk Sragen,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: