Sosok Perintis Bukan Pewaris, Kisah Inspiratif Fauzi Fallas dari Tukang Jahit hingga Calon Bupati Batang 2024

Sosok Perintis Bukan Pewaris, Kisah Inspiratif Fauzi Fallas dari Tukang Jahit hingga Calon Bupati Batang 2024

DEBAT PERDANA: Paslon nomor 01, Fauzi Fallas - Ahmad Ridwan menunjukkan kartu saktinya saat debat perdana KPU Batang --Bakti Buwono/ jateng.disway.id

Program kedua adalah Batang Menyala, yang berfokus pada peningkatan penerangan jalan di desa-desa terpencil serta area penghubung antar desa. 

Fauzi Fallas menyatakan bahwa kurangnya penerangan di beberapa wilayah Batang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga, terutama saat malam hari.

"Kami ingin Batang terang, bukan hanya secara fisik tapi juga secara harfiah. Pencahayaan di jalan-jalan utama dan desa terpencil adalah prioritas kami agar warga merasa aman dan nyaman," ujar Ridwan.

3. Program Rumah Layak Huni untuk Semua

Selain infrastruktur dan penerangan, pasangan ini juga memiliki perhatian khusus pada kebutuhan dasar perumahan. Program Rumah Layak Huni untuk Semua bertujuan untuk memperbaiki kondisi rumah warga yang masih berada dalam kondisi memprihatinkan.

"Kami sadar, banyak saudara kita di Batang yang hidup di rumah tak layak huni. Ini bukan masalah kecil, melainkan sesuatu yang perlu segera ditangani. Kami akan memastikan bahwa semua warga Batang memiliki tempat tinggal yang layak dan aman," tambah Fallas.

Pasangan Fallas-Ridwan mendapat dukungan dari tujuh partai politik besar, yakni PKB, PDIP, Demokrat, Hanura, NasDem, PAN, dan Partai Gelora. 

Modal dukungan itulah yang membuat mereka yakin memenangkan Pilkada dan merealisasikan visi Batang Gemilang, Maju, dan Sejahtera.

"Dukungan dari tujuh partai besar ini bukan hanya untuk kami berdua, tapi untuk masyarakat Batang yang menginginkan perubahan. Kami berharap dapat membawa perubahan besar yang dirasakan oleh semua kalangan," ungkap Fallas optimis.

Meski mendapat dukungan luas, Fallas mengakui bahwa tantangan untuk memajukan Kabupaten Batang sangat besar. Kabupaten ini masih tertinggal dalam hal pembangunan dibandingkan daerah tetangga seperti Pekalongan dan Kendal.

"Kabupaten Batang perlu lebih maju, tapi ini bukan pekerjaan mudah. Kami butuh kerja sama dari semua pihak, termasuk media, agar pembangunan ini dapat terwujud," ujar Fallas.

Dia menekankan pentingnya peran media dalam mendukung program-program pembangunan agar publik dapat terlibat aktif dalam perubahan.

Fauzi Fallas juga berpesan kepada generasi muda di Batang agar tidak takut bermimpi besar. Menurutnya, anak muda memiliki potensi besar untuk membangun daerah jika diberikan kesempatan yang tepat.

"Saya ingin anak-anak muda Batang memiliki semangat seperti yang pernah saya miliki saat merintis bisnis dulu. Jangan pernah takut untuk mencoba, bekerja keras, dan bermimpi besar. Masa depan Batang ada di tangan generasi muda," pesan Fallas.

Di Pilkada 2024 ini, Fauzi Fallas dan Ahmad Ridwan memiliki ambisi untuk membawa Batang menjadi daerah yang lebih maju. Dengan program-program yang mereka rancang, mereka yakin dapat menghadirkan perubahan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya siap mengabdi untuk Batang. Ini bukan hanya tentang saya atau Ridwan, tapi tentang masa depan yang lebih baik untuk kita semua," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: