Sosok Perintis Bukan Pewaris, Kisah Inspiratif Fauzi Fallas dari Tukang Jahit hingga Calon Bupati Batang 2024

Sosok Perintis Bukan Pewaris, Kisah Inspiratif Fauzi Fallas dari Tukang Jahit hingga Calon Bupati Batang 2024

DEBAT PERDANA: Paslon nomor 01, Fauzi Fallas - Ahmad Ridwan menunjukkan kartu saktinya saat debat perdana KPU Batang --Bakti Buwono/ jateng.disway.id

Perjalanan hidup seorang Fauzi Fallas tidaklah mudah dan naik turun.

Awalnya, ia hanya seorang tukang jahit celana jeans di Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.

Bermodalkan ketekunan serta kesabaran, Fauzi Fallas merintis berbagai usaha serta bisnis yang berkembang menjadi berbagai perusahaan. 

Kini, Fauzi Fallas memiliki usaha transportasi pariwisata yang mempekerjakan banyak orang lokal. 

Masuk dunia politik

Kesuksesannya dalam bidang bisnis inilah yang membuatnya yakin untuk berkontribusi dalam dunia politik.

Hingga akhirnya menjadi anggota DPRD Kabupaten Batang dua periode. Lalu memutuskan maju di Pilkada Kabupaten Batang 2024.

"Saya ingin berbagi kisah ini agar masyarakat tahu bahwa asal-usul sederhana bukanlah halangan untuk sukses. Semua orang bisa berhasil jika mereka bekerja keras dan berani bermimpi," katanya.

Prinsip hidupnya  adalah tentang memberikan kontribusi nyata, bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk masyarakat. 

"Dalam perjalanan politik ini, saya akan membawa semangat perintis yang penuh dengan dedikasi," tambahnya.

Tiga Program Unggulan untuk Batang

Pasangan Fallas-Ridwan  telah merancang beberapa program unggulan yang bertujuan untuk memajukan Kabupaten Batang. 

Ketiga program tersebut adalah Desa Terhubung, Batang Menyala, dan Rumah Layak Huni untuk Semua. 

Program-program ini dirancang untuk mengatasi permasalahan infrastruktur, pencahayaan, dan perumahan yang layak bagi masyarakat Batang.

1. Program Desa Terhubung

Salah satu fokus utama Fallas-Ridwan adalah memperbaiki infrastruktur jalan di pedesaan melalui Program Desa Terhubung. Banyak jalan desa di Batang yang rusak parah, yang menghambat distribusi hasil pertanian, perikanan, serta produk UMKM.

"Kami ingin memastikan akses jalan di desa-desa lebih baik, sehingga para petani dan nelayan dapat mendistribusikan hasil bumi mereka dengan lancar. Ini penting agar perekonomian desa juga meningkat," jelas Fallas. 

Ia menambahkan bahwa infrastruktur desa yang memadai akan memberi peluang bagi masyarakat untuk hidup lebih baik.

2. Program Batang Menyala

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: