Pantarlih Coklit ke Tengah Hutan Karangmalang Kabupaten Tegal

Pantarlih Coklit ke Tengah Hutan Karangmalang Kabupaten Tegal

COKLIT - Petugas Pantarlih saat melakukan coklit kepada warga Desa Karangmalang, Kecamatan Kedungbanteng.Foto:Yeri Noveli/diswayjateng.disway.id--

DISWAYJATENG, SLAWI - Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Desa Karangmalang, Kecamatan Kedungbanteng. Rela menembus hutan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap para pemilih.

Jarak yang mereka lalui cukup jauh. Mencapai sekitar 10 kilometer. Hal itu dilakukan karena banyak warga Desa Karangmalang yang tinggal di tengah hutan. Kondisi geografis yang ekstrem bukan penghalang bagi petugas Pantarlih untuk menyukseskan Pemilukada 2024.

BACA JUGA:1 Muharram, Kelurahan Kraton Kota Tegal Pawai Ta'aruf, Pengajian dan Khitanan Masal

Mereka melintasi beragam medan demi memastikan akurasi data pemilih.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Karangmalang, Suci Lestari Ningsih membenarkan hal itu.

Menurutnya, para anggota Pantarlih ini memang rela menembus hutan demi menyelesaikan tugasnya selama sebulan dari 24 Juni-24 Juli 2024.

"Mereka melakukan coklit ke sawah karena para petaninya jarang pulang dan menjaga sawah itu dari gerombolan hewan liar. Bahkan para petani tinggal di hutan," ujarnya.

BACA JUGA:Lakukan Pendampingan Peningkatan Produktifitas Sentra IKM Alat Olahraga

Sebenarnya, lanjut Suci, jalan yang melewati hutan bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua. Hanya saja, jaraknya jauh bisa sampai belasan kilometer dari rumah tinggalnya.

"Di sana para petani menginap dengan mendirikan gubuk untuk tempat tinggal. Kita akhirnya kesana jika memang petani tersebut belum pulang selama beberapa hari," tuturnya.

Mayoritas warga Desa Karangmalang yang menginap di hutan, kata dia, akan pulang ke rumahnya, jika perbekalan mereka sudah habis.

"Jika bekal sudah habis ya mereka turun dari hutan. Nda mesti, kadang 4 hari, seminggu bahkan sebulan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: