Dahlan Iskan Minta IDI Buka-bukaan Soal Kesalahan dr. Terawan

Dahlan Iskan Minta IDI Buka-bukaan Soal Kesalahan dr. Terawan

“Terkait praktik cuci otak? Atau Naksin Nusantara? Atau dua-duanya?” sambungnya.

 

Andaipun, misalnya dengan alasan dua hal tersebut, sambung Dahlan Iskan, Terawan bukanlah penemu ilmunya.

 

Soal cuci otak, Terawan belajar ilmu itu secara khusus di California, Amerika Serikat.

 

“Yakni, kepada seorang profesor yang menemukan metode cuci otak di sana. Lalu, ia bawa ke Indonesia,” terangnya.

 

Dahlan Iskan menjelaskan, awalnya, ketika ada seorang menteri menderita stroke, Terawan belum berani menangani sendiri.

 

Ia kemudian mengajak sang menteri ke California. “Ditangani profesornya di sana. Di periode Presiden SBY berikutnya, ia jadi menteri lagi: Sudi Silalahi,” ceritanya.

 

dr Terawan lalu kembali memperdalam dan belajar lgi ilmu lain di Jerman, yakni cell cure.

 

“Ke seorang profesor Jerman. Di sana cell cure dipraktikkan –semacam stem cell,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: