Sekolah Rakyat di Jepara Bukan Pesaing, Bupati: Misinya Memutus Rantai Kemiskinan
Sekolah Rakyat pelengkap dalam pemerataan pendidikan di Jepara--
JEPARA, diswayjateng.com - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakisaji Kabupaten JEPARA, bukan sebagai saingan sekolah yang sudah ada di wilayah setempat. Namun keberadaan Sekolah Rakyat ini, sebagai pelengkap dalam pemerataan pendidikan di wilayah Bumi Kartini. Pernyataan itu dilontarkan Bupati JEPARA, Witiarso Utomo.
Witiarso meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Suwawal Timur pada Rabu (1/3/2026). Sekolah setempat bakal menampung 600 siswa tingkat SD, 270 siswa SMP dan 270 siswa tingkat SMA.
"Ini bukan saingan (sekolah yang sudah ada), tetapi pelengkap dalam pemerataan pendidikan,” ucap Witiarso
Witiarso menilai pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suwawal Timur Kecamatan Pakisaji Jepara menunjukkan capaian positif. 
Bupati Witiarso meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Suwawal Timur. --
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Jepara, progres pembangunan Sekolah Rakyat sudah mencapai 26,75 persen hingga akhir Maret 2026.
Proyek Sekolah Rakyat yang dibangun dimulai Desember 2025 itu, digarap selama delapan bulan. Ditargetkan proses pembangunan sudah rampung pada Juli 2026.
“Pakis Aji segera memiliki Sekolah Rakyat untuk (anak dari keluarga) desil 1 dan 2," ucap Bupati Witiarso Utomo di sela-sela kegiatan Halalbihalal dengan ratusan guru dan tenaga kependidikan di wilayah Satkordikcam Pakisaji Jepara.
Sekolah Rakyat di Suwawal Timur Pakisaji ini dibangun di lahan seluas 10,2 hektare. Ada 27 gedung yang dibangun di lahan tersebut.
Fasilitas yang dibangun boarding school lengkap. Mulai dari gedung sekolah, asrama, gedung olahraga, ruang pertemuan, tempat ibadah, dapur, ruang terbuka hijau dan fasilitas pendukung lainnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat diproyeksikan memutus mata rantai kemiskinan. Calon siswa yang diterima di SR berasal dari anak keluarga desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin).
Melalui pendidikan yang gratis dan berkualitas di Sekolah Rakyat, diharapkan tidak terjadi "pewarisan" status miskin. Namun anak kategori sangat miskin atau miskin bisa menjadi harapan baru keluarganya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Bulungan Pakisaji Jepara, Anik Sholekah menyambut gembira pembangunan Sekolah Rakyat di Suwawal Timur.
Ia berharap kedua anaknya Aprilia Siti Rahmawati dan Alika Naila Putri Ramadhani yang sudah masuk di Sekolah Rakyat rintisan di BLK Pecangaan bisa melanjutkan di SR Suwawal Timur yang lokasinya lebih dekat dari rumahnya.
"Semoga rampung dibangun langsung bisa ditempati. Tahun ajaran baru itu biasanya dimulai Juli, jadi waktunya pas," harapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


