Tradisi Basuh Kaki, Momen Haru yang Menutup MPLS di SD Pakintelan

Tradisi Basuh Kaki, Momen Haru yang Menutup MPLS di SD Pakintelan

Momen haru mewarnai penutupan MPLS di SD Negeri Pakintelan 01 Semarang.-Dok.-Wahyu Sulistiyawan

Anak-anak diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, guru, ruang belajar, sarana prasarana, hingga kegiatan kerohanian. 

 

Kegiatan senam bersama juga dilaksanakan untuk membangun kebersamaan sejak awal masuk sekolah.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan sederhana dilakukan melalui pengecekan denyut nadi dan kondisi fisik siswa. 

 

"Supaya dalam kegiatan MPLS mengetahui keberadaan anak supaya dalam melaksanakan MPLS berjalan dengan lancar. Anak kan harus sehat," katanya. 

 

Simulasi Kebakaran Bersama Damkar

 

Selain pendidikan karakter, siswa baru juga diperkenalkan dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana. 

 

Pada hari penutupan MPLS, simulasi penanggulangan kebakaran digelar bersama petugas pemadam kebakaran.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan cara menghadapi situasi darurat sejak usia dini. 

 

"Memperkenalkan anak pada waktu ada bencana, bagaimana cara menanggulangi bencana tersebut diperkenalkan dari awal mulai kelas 1," ungkap Siti. 

 

Pencegahan Bullying Ikut Ditekankan 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait