SMAN 2 Tegal Deklarasi Sekolah Berintegritas dan Ramah Anak di HAN 2026

SMAN 2 Tegal Deklarasi Sekolah Berintegritas dan Ramah Anak di HAN 2026

DEKLARASI - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Jawa Tengah, Sulikhin, Kepala SMAN 2 Tegal, Uti Wisnuharti, guru dan siswa deklarasikan Sekolah Berintegritas (SBI) sekaligus Sekolah Ramah Anak.-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-

TEGAL, diswayjateng.id - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 menjadi momentum krusial bagi SMAN 2 Tegal untuk memperkuat ekosistem pendidikan berkarakter. Sekolah menengah atas ini secara resmi mengikrarkan komitmennya sebagai Sekolah Berintegritas (SBI) sekaligus Sekolah Ramah Anak pada Kamis (23/7).

Langkah strategis tersebut diambil guna menjamin terciptanya ruang belajar yang kondusif, aman, serta inklusif. Selain itu, aksi nyata ini bertujuan untuk mengikis habis praktik perundungan dan menanamkan pondasi moral yang kokoh pada diri setiap siswa.

Memperkuat Pendidikan Karakter Lewat 9 Nilai Integritas

Kepala SMAN 2 Tegal, Uti Wisnuharti, menegaskan bahwa momen HAN ke-42 dioptimalkan untuk menegaskan kembali komitmen moral seluruh warga sekolah. Tanggung jawab ini tidak cuma dibebankan kepada murid, melainkan mencakup guru, tenaga kependidikan, komite, hingga kepala sekolah.

"Bertepatan dengan Hari Anak Nasional ke-42, kami mendeklarasikan Sekolah Berintegritas sekaligus Sekolah Ramah Anak. Dan Ini merupakan komitmen bersama untuk membangun karakter peserta didik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman," jelas Uti.

BACA JUGA:BAZNAS Kota Tegal Tambah Program Prioritas, Siap Salurkan Bantuan Pendidikan ke 214 Sekolah

BACA JUGA:BPN Tegal Kebut Sertifikasi Tanah Program 3 Juta Rumah

Dalam skema Sekolah Berintegritas, para murid dituntut untuk mempraktikkan sembilan pilar nilai kehidupan secara konsisten:

  • Kejujuran dan Keadilan
  • Kemandirian dan Kesederhanaan
  • Tanggung Jawab dan Kepedulian
  • Kerja Keras dan Kedisiplinan
  • Keberanian mengambil keputusan yang benar

Penguatan prinsip moral ini selaras dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam gerakan pencegahan korupsi sejak dini.

"Harapannya, seluruh warga sekolah mampu menerapkan sembilan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga mampu membentuk generasi yang jujur, bertanggung jawab, dan berkarakter kuat," tambahnya.

BACA JUGA:Perpaduan Dakwah dan Bola: Nobar Final Piala Dunia di Masjid NUN Tegal

BACA JUGA:DPC PKB Kota Tegal Datangi PCNU, Ada Apa?

Mewujudkan Ruang Belajar Bebas Perundungan dan Kekerasan

Bersamaan dengan ikrar integritas, SMAN 2 Tegal mempertegas posisinya sebagai Sekolah Ramah Anak. Agenda ini berfokus penuh pada perlindungan peserta didik dari ancaman bahaya di lingkungan sekolah.

Fokus utamanya mencakup pencegahan tindakan perundungan (bullying), diskriminasi, kekerasan fisik maupun verbal, hingga pelecehan seksual.

Langkah ini diapresiasi langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Jawa Tengah, Sulikhin. Menurutnya, inisiatif SMAN 2 Tegal sangat kontekstual dengan tantangan zaman saat ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: