Peringati HARGANAS, Salatiga Gaungkan Semangat

Peringati HARGANAS, Salatiga Gaungkan Semangat

DIIKUTI : Apel peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Kantor Pemkot Salatiga diikuti hampir seluruh elemen masyarakat, Senin 29 Juni 2026. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.id - Pemkot Salatiga menggaungkan semangat "Ayah Wajib Hadir", ditengah peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33, yang jatuh pada hari ini, Senin 29 Juni 2026. 

Mengusung semangat memerangi narkoba sekaligus memperkuat ketahanan keluarga, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyampaikan tema nasional "Ayah Wajib Hadir" sebagai pengingat pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak. 

"Kehadiran seorang ayah tidak hanya diukur secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, dan pendampingan emosional dalam kehidupan keluarga," ungkap Robby Hernawan

Sejalan dengan tema Harganas tahun ini, kehadiran orang tua, khususnya ayah, dinilainya, menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter. 

BACA JUGA: Putri Pengacara Kondang Harumkan Nama Salatiga, Razita Azzalea Sabet Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15

BACA JUGA: Sosok AKBP Jonathan David Harianthono, Mantan Kapolres Mempawah Kini Pimpin Polres Salatiga

Sekaligus, memberikan teladan, dan melindungi anak dari berbagai ancaman.
"Termasuk penyalahgunaan narkoba," tandasnya. 

Dalam peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 dibarengi peringatan, 
Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Pemkot Salatiga menggelar Deklarasi Anti Narkotika. 

Deklarasi diikuti seluruh peserta apel sebagai bentuk komitmen bersama mewujudkan Kota Salatiga yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.  

BACA JUGA: Breaking News: AKBP Ade Papa Rihi Akan Digantikan AKBP Jonathan David Harianthono sebagai Kapolres Salatiga

BACA JUGA: Mantan Anggota DPRD Salatiga Korban Komandante PDIP Sarmin Meninggal Dunia, Ini Curhatan Terakhirnya

Dalam amanatnya, Wali Kota menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika bukan hanya persoalan hukum, melainkan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda dan ketahanan keluarga.

"Deklarasi Anti Narkotika yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan komitmen moral seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Salatiga," tegas Robby.  


Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait