Cuaca Ekstrem di Jateng Dipicu Bibit Siklon Tropis, BMKG Keluarkan Peringatan hingga 7 Maret
Pohon tumbang akibat angin kencang yang terjadi pada Rabu 4 Maret 2026.-Dok. Warga-Wahyu Sulistiyawan
Semarang, diswayjateng.id - Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang dan beberapa daerah di Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh dinamika atmosfer yang terjadi di sekitar wilayah Indonesia, terutama akibat munculnya beberapa bibit siklon tropis di perairan sekitarnya.
Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan puluhan pohon tumbang di berbagai titik di Kota Semarang. Sejumlah pohon bahkan dilaporkan menimpa kendaraan roda empat maupun pengendara sepeda motor yang melintas. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, menjelaskan bahwa kondisi angin kencang yang terjadi dipengaruhi oleh keberadaan beberapa bibit siklon tropis yang terpantau di wilayah sekitar Indonesia.
“Angin kencang kemarin terpantau adanya bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia bagian selatan Jawa Tengah, bibit Siklon Tropis 93S di perairan barat Australia, serta bibit Siklon 92P di Teluk Carpentaria yang memicu terbentuknya belokan dan pertemuan angin,” ujar Risca, Kamis 5 Maret 2026.
Menurutnya, fenomena belokan angin dan konvergensi tersebut meningkatkan suplai massa udara basah ke wilayah Jawa Tengah. Kondisi itu kemudian mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang bisa disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Risca menambahkan, potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang hingga 7 Maret 2026.
“Kami akan terus melakukan pembaruan informasi apabila masih terdapat potensi cuaca ekstrem di wilayah ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
