Ketua DPRD Salatiga Ingatkan Efisiensi Jangan Mempengaruhi Performa Kinerja OPD
Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit. Foto : Nena Rna Basri--
SALATIGA, diswayjateng.id - Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit mengingatkan agar adanya efisiensi arahan Pemerintah pusat tidak mempengaruhi performa kinerja OPD di lingkungan Pemkot Salatiga.
"Ditengah anggaran efisien namun adanya kegiatan rutin, jangan sampai mempengaruhi terhadap performance kinerja OPD di lingkungan Pemkot Salatiga," kata Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit saat dikonfirmasi wartawan diswayjateng, Senin 14 April 2025.
Sebelumya, DPRD Salatiga telah menggelar Rapat Pembahasan Antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Dengan TAPD Terhadap Hasil Desk Terkait Inpres RI Nomer 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025, di Ruang Bhinneka Tunggal Ika DPRD Kota Salatiga, Jumat 11 April 2025.
Pada rapat yang dibuka dan dipimpin oleh Ketua DPRD Dance Ishak Palit tersebut, dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan.
BACA JUGA:Kepala DPMPTSP Kota Salatiga Keluhkan Penataan Kabel Optik dari Penyedia Jasa Komunikasi
BACA JUGA:Gubernur Jateng Lantik Retno Robby Hernawan Sebagai Ketua DPC APJI Kota Salatiga
Disampaikan Dance, dalam Rapat Banggar telah disepakati jika postur anggaran relokasi terdapat 17 item untuk dilakukan efisiensi.
"Terdapat 17 item yang dilakukan efisiensi. Dan 16 diantaranya berhubungan dengan anggaran rutin, hanya satu yang berhubungan dengan belanja modal," ungkap Politisi PDI-P itu.
Selain itu, dibahas dan disepakati pula jika anggaran perubahan dipercepat sekitar bulan Juli 2025 (sudah dianggarkan perubahan).
Dance berpesan, terutama berhubungan dengan layanan dan bersinggungan langsung dengan masyarakat agar menjadi prioritas
BACA JUGA: Hujan Deras disertai Angin, Pohon Besar Tumbang Menimpa Dua Rumah di Grobogan
"Dari 17 item yang masuk efisien, Dance menegaskan terdapat skala prioritas sesuai surat edaran dari Kemendagri salah satunya, pembangunan jembatan Winong langsung masuk (dianggarkan)," ujarnya.
Selain itu, lanjut Dance, ada juga berhubungan dengan UMKM, dan berkaitan dengan penanganan kemiskinan yakni RT LH. "Tapi yang pasti gaji pegawai menjadi prioritas utama," pungkasnya.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan Singgung Instruksi Presiden
Sementara, dalam siaran pers disampaikan Prokompim Wali Kota Salatiga Robby Hernawan yang turut menghadiri rapat Banggar DPRD dengan TAPD Terhadap Hasil Desk menyinggung perihal Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 kepada kepala daerah.
Ia mengungkapkan, identifikasi efisiensi anggaran, rencana efisiensi, kebutuhan anggaran sampai dengan Perubahan 2025, rencana penggunaan hasil efisiensi, rincian penggunaan hasil efisiensi, hingga hasil akhir efisiensi belanja APBD tahun 2025 sekitar Rp 64 M.
BACA JUGA: Wanita Hamil 8 Bulan Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Kawasan Bergas
BACA JUGA: Bus Rombongan Ziarah asal Demak Terperosok di Jalan Menikung Blado Batang, 3 Orang Terluka
"Dalam rangka efisiensi belanja pada pelaksanaan anggaran yang tertuang dalam APBN dan APBD Tahun 2025, menginstruksikan untuk nembatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar/FGD," ujar Robby Hernawan.
Selain itu, disampaikan dia jika Pemkot Salatiga juga mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50%, membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim dan besaran honorarium mengacu pada Perpres SHSR.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: