Tak Sekadar PLTU, Bhimasena Bangun Jamban Demi Kesehatan Warga Kalisalak Banyumas
Bhimasena Lentera Lingkungan Serah terima bantuan Program Jambanisasi Desa Dampingan Dinsos Pemprov Jateng--IST
BANYUMAS, diswayjateng.id – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) kembali membuktikan bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar jargon.
Melalui program Bhimasena Lentera Kesehatan, BPI menyerahkan bantuan fasilitas sanitasi layak kepada warga Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, pada Senin, 19 Mei 2025.
Program ini dilaksanakan lewat kolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dalam bingkai kegiatan Jambanisasi Desa Dampingan, yang menyasar keluarga tidak mampu dan rentan.
Momentum penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh perwakilan Dinas Sosial Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Pemerintah Desa Kalisalak, dan masyarakat setempat.
BACA JUGA: Lantik Pj Bupati Brebes dan Banyumas, Pj Gubernur Jateng Minta Sukseskan Pilkada 2024
BACA JUGA: Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Kaji Terap di Banyumas dan Cilacap
Bantuan jamban sehat ini bukan hanya perkara infrastruktur, tapi bentuk nyata kepedulian sektor swasta terhadap derajat kesehatan masyarakat akar rumput.
Endah Dwi Setiorini, Plt. Sekretaris Dinas Sosial Jawa Tengah, secara terbuka menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini.
“Sinergi seperti ini antara pemerintah dan dunia usaha, apalagi sampai level desa, adalah bentuk kolaborasi yang seharusnya diperbanyak,” ujarnya dalam keterangannya, Sabtu 24 Mei 2025.
Endah menekankan pentingnya kepedulian perusahaan dalam menutup celah-celah kebutuhan dasar masyarakat yang belum sepenuhnya tertangani pemerintah.
BACA JUGA: BPI Gelar Panen Raya di Lahan Pengganti PLTU Batang, Hasilkan 4,5 Ton Gabah
BACA JUGA: Batang Darurat Sampah, BPI dan DLH Batang Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Desa
Program jambanisasi ini memang tak bisa dipandang remeh karena menyangkut praktik hidup bersih dan sehat yang dampaknya meluas hingga ke kualitas air tanah dan kesehatan lingkungan.
Dengan hadirnya jamban yang layak, warga tak lagi harus buang air sembarangan, yang selama ini menjadi sumber penyebaran berbagai penyakit, mulai dari diare hingga stunting.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
