HUT disway jateng

Hadirkan Solusi Kreatif, UPS Laksanakan KKN Program BDS di 9 Kecamatan

Hadirkan Solusi Kreatif, UPS Laksanakan KKN Program BDS di 9 Kecamatan

Rektor UPS, Prof Dr Taufiqulloh MHum melepas 1.025 mahasiswa yang mengikuti program Binasakti (BDS) kuliah kerja nyata(KKN) UPS Tegal.--

TEGAL, diswayjateng.id - Universitas Pancasakti Tegal (UPS) melaksanakan Kuliah kerja nyata (KKN) program Bina Desa Sakti (BDS) tahun 2026, Rektor UPS, Prof Dr Taufiqulloh MHum Secara resmi melepas 1.025 mahasiswa yang akan mengabdi di 9 kabupaten, 9 kecamatan, dan 70 desa. Lokasi KKN tersebut meliputi Kabupaten Purworejo, Indramayu, Cirebon, Wonosobo, Tegal, Brebes, Kebumen, Pemalang, dan Ngawi.

Dalam sambutannya, Rektor UPS, Prof Dr Taufiqulloh MHum menegaskan bahwa pelaksanaan KKN harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sejalan dengan slogan Universitas Pancasakti Tegal, yakni "Inovatif, Adaptif, Global."

 

Menurutnya, mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat mengimplementasikan program kerja yang menyentuh lima pilar utama, yaitu pilar pendidikan, pilar ekonomi, pilar kesehatan, pilar lingkungan, dan pilar jati diri masyarakat.

BACA JUGA:Mahasiswa UPS Tegal Borong Medali National Karate Championship UDINUS Piala Rektor 2 Tahun 2026

BACA JUGA:Mahasiswa Magister Manajemen UPS Tegal Asal Ghana Lulus Cumlaude

Prof. Taufiqulloh mencontohkan, mahasiswa yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi dapat mengenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada masyarakat sebagai bentuk inovasi dan transfer pengetahuan. Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan mampu menghadirkan solusi kreatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Rektor juga berpesan kepada seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) agar senantiasa membimbing, mengarahkan, serta melakukan koordinasi secara intensif dengan mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, KKN tidak hanya menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi proses pembelajaran dalam membangun komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta kemampuan berkolaborasi di tengah keberagaman latar belakang mahasiswa.

"KKN merupakan kesempatan untuk belajar hidup di tengah masyarakat yang sesungguhnya. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan kondisi wilayah, menghormati budaya, adat istiadat, nilai, dan norma yang berlaku di setiap desa," pesannya.

BACA JUGA:‎5 Mahasiswa UPS Tegal Ikut Program Kredit Internasional di PTN Filipina

BACA JUGA:Aksi Panggung Batas Senja Hipnotis Ribuan Mahasiswa Baru UPS Tegal ‎

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menghadapi setiap persoalan sendirian. Apabila menemui kendala selama menjalankan program, mahasiswa diminta segera berkoordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan, Koordinator Wilayah, LPPM, maupun pihak rektorat agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Taufiqulloh turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala LPPM Universitas Pancasakti Tegal, Prof. Dr. Rr. M.I. Retno Susilorini, S.T., M.T., beserta seluruh panitia dan Ketua KKN yang telah mempersiapkan pelaksanaan Program BDS 2026.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rektor Universitas Pancasakti Tegal secara resmi melepas mahasiswa peserta KKN Program Bina Desa Sakti (BDS) Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian di sembilan kecamatan yang telah ditetapkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: