Angin Puting Beliung Terjang Pucakwangi Pati, Satu Rumah Roboh
Kejadian Angin Puting Beliung di Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati - dok.polresta pati ---
PATI, diswayjateng.id — Cuaca cerah yang melingkupi Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten PATI, Jawa Tengah, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Senin (14/9/2026) sore. Angin puting beliung yang mengamuk singkat memporak-porandakan pemukiman warga hingga menyebabkan kerusakan fisik bangunan.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Tanpa didahului tanda-tanda mendung tebal, hempasan angin kencang berhembus sangat cepat dari arah timur. Fenomena cuaca ekstrem ini menerjang pemukiman penduduk selama kurang lebih lima menit.
Meski berlangsung singkat, daya rusak pusaran angin tersebut cukup signifikan. Rumah milik seorang warga bernama Sadin rata dengan tanah akibat roboh disapu angin. Sementara itu, kediaman warga lainnya, Heri Supriyanto, mengalami kerusakan parah pada bagian atap setelah ratusan gentengnya rontok.
BACA JUGA: KAI Daop 4 Bongkar Modus Penipuan Tiket Kereta, Limit PayLater Korban Jadi Sasaran
BACA JUGA: UHC Batang Kembali November 2026, Warga Desil 1-5 Jadi Prioritas
Kepolisian Resor Kota Pati memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri saat angin kencang mulai menghantam struktur bangunan tempat tinggal mereka.
Laporan mengenai kerusakan bangunan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat sesaat setelah menerima kabar dari masyarakat. Tim piket siaga Kepolisian Sektor Pucakwangi langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan verifikasi awal dan mengamankan area.
Aksi tanggap darurat di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Polsek Pucakwangi Perwira Pertama AKP Dwi Kristiawan, didampingi Wakil Polsek Ipda Hartono. Penanganan bencana ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran jajaran Satuan Samapta Polresta Pati yang dipimpin KBO Ipda Priyono dan Kasubnit Ton 1 Aiptu Suroso.
Guna mempercepat proses pemulihan pascabencana, sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Pihak kepolisian menurunkan 17 personel Sat Samapta Polresta Pati dan 10 personel dari Polsek Pucakwangi untuk bahu-membahu bersama warga setempat.
Aparat gabungan dan masyarakat langsung menggelar aksi gotong royong membersihkan puing-puing serta material bangunan yang berserakan. Petugas juga membantu membenahi struktur atap rumah yang rusak agar bisa segera difungsikan kembali secara darurat.
Kepala Satuan Samapta Polresta Pati Komisaris Ali Mahmudi mewakili Kepala Polresta Pati menegaskan, pengerahan puluhan personel merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian institusi Polri terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
"Kami langsung bergerak membantu warga setelah mendapat informasi kejadian. Kehadiran polisi di tengah masyarakat harus dirasakan, terutama ketika warga sedang membutuhkan pertolongan," kata Ali.
BACA JUGA: Enam Bulan di Huntara, Pahruri Dihantui Retakan Tanah dan Ketidakpastian Huntap
BACA JUGA: Aksi Nyata di Tegal: Masjid Darussalam Gandeng Dua Puskesmas Gelar Khitan Massal Gratis
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: