SMAN 1 Subah Didatangi Kejari Batang Sebulan Sekali, Ada Apa?

Jumat 30-10-2026,20:06 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : M. Fatkhurohman

SMA Negeri 1 Subah menjadi piloting project dari program Kejaksaan Negeri Batang tersebut.

Keberadaan laboratorium sadar hukum diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan budaya hukum.

Fungsinya juga diarahkan untuk membantu sekolah menghadapi persoalan yang berkaitan dengan perilaku siswa.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah perundungan atau bullying. Linda menjelaskan, penanganan awal diharapkan dapat dilakukan secara bertahap melalui siswa yang telah mendapatkan pemahaman hukum.

Artinya, persoalan tidak serta-merta langsung diserahkan kepada Kejaksaan.

Siswa yang telah dibekali pengetahuan diharapkan mampu membantu memberikan pemahaman kepada teman-temannya.

Namun, mekanisme tersebut tetap mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Batang. "Jika ada permasalahan, harapannya bisa ditangani terlebih dahulu dari lingkungan sekolah," jelas Linda.

Ia menegaskan, keberadaan program tersebut bukan berarti ada petugas Kejaksaan yang berkantor permanen di sekolah. Pendampingan dilakukan melalui pemberian materi dan pembinaan secara berkala.

Menurut Linda, Kejaksaan direncanakan memberikan materi dan pendampingan setiap bulan. Dengan pola tersebut, sekolah memiliki kesempatan memperkuat pemahaman siswa secara berkelanjutan.

"Kalau dari Kejaksaan, nanti ada pemberian materi sebulan sekali dan pendampingan," ungkapnya.

Bagi pihak sekolah, keberadaan Labdarkum Adhyaksa diharapkan membantu membangun mekanisme penanganan awal persoalan.

Meski demikian, sekolah tetap berharap tidak muncul persoalan hukum di lingkungan pendidikan. "Harapan kami tentu tidak ada permasalahan. Namun, jika seandainya ada permasalahan, kami bisa menangani terlebih dahulu dari lingkungan sekolah," kata Linda.

Selain membangun kesadaran hukum, program tersebut berpotensi mengenalkan dunia hukum kepada pelajar.

Linda menilai pengalaman mengikuti kegiatan tersebut dapat menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap profesi hukum.

Termasuk kemungkinan mereka menekuni bidang advokat maupun profesi lain di sektor hukum.

Peluncuran Labdarkum Adhyaksa dihadiri sejumlah unsur aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan pendidikan.

Kategori :