Tiga Anak Harimau Benggala Jadi Penghuni Baru Semarang Zoo

Selasa 20-10-2026,18:25 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : M. Fatkhurohman

SEMARANG, diswayjateng.id – Kehadiran tiga anak harimau Benggala bernama Nara, Lawang, dan Semar menambah daya tarik wisata keluarga di Semarang Zoo, Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain melihat satwa, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah wahana dan aktivitas interaksi dengan satwa dengan tarif berbeda. 

Ketiga anak harimau yang terdiri atas dua jantan dan satu betina tersebut kini berusia sekitar dua setengah bulan. Mereka merupakan hasil perkawinan harimau jantan bernama Rangga dan harimau betina bernama Manis. 

Nama Nara, Lawang, dan Semar diberikan oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Penamaan tersebut diambil dari identitas dan ikon Kota Semarang, yakni Pandanaran, Lawang Sewu, dan Semarang.

Kehadiran tiga anak harimau itu diharapkan dapat memperkuat daya tarik Semarang Zoo sebagai destinasi wisata yang menggabungkan rekreasi keluarga, edukasi satwa, dan konservasi. 

BACA JUGA:Truk Boks Oleng di Tanjakan Slumut Magelang, Satu Orang Meninggal dan Tiga Luka

BACA JUGA:Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 33 Pendaki Menunggu Penjemputan dan Jalur Kalikajar Ditutup

Harga Tiket Semarang Zoo Terbaru untuk Wisata Keluarga 

Manajer Pemasaran Semarang Zoo, Ikha Oktaviani, menjelaskan bahwa harga tiket masuk saat ini dibedakan berdasarkan asal pengunjung. Tarif yang disampaikan berlaku hingga akhir 2026. 

"Harga tiket masuk ke Semarang Zoo sekarang Rp10 ribu untuk warga Kota Semarang, dan Rp15 ribu untuk warga luar Kota Semarang. Tiket berlaku sampai akhir tahun ini," katanya. 

Selain tiket masuk, tersedia sejumlah aktivitas tambahan yang dapat dipilih pengunjung sesuai minat. Salah satunya adalah interaksi dan foto bersama anak harimau dengan tarif Rp10.000. 

Pengunjung juga dapat mencoba wahana menunggang unta atau kuda dengan tarif Rp20.000 untuk dua putaran. Sementara itu, aktivitas berinteraksi, berfoto, dan memberi makan gajah dikenakan biaya Rp20.000. 

Adapun aktivitas memberi makan satwa herbivora dikenakan tarif Rp10.000. Untuk berfoto bersama burung kakatua dan bayan di area Aves Garden, pengunjung dapat memberikan biaya konservasi secara sukarela. 

Ikha menjelaskan, tarif aktivitas tersebut memiliki peruntukan berbeda. Biaya interaksi dengan anak harimau berkaitan dengan konservasi, sedangkan aktivitas pemberian pakan satwa herbivora menjadi bagian dari pengembangan objek wisata. 

Perawatan Anak Harimau Benggala Mengutamakan Kesehatan dan Adaptasi 

Koordinator Bidang Konservasi Satwa Semarang Zoo, drh. Yudi Ardianto, mengatakan ketiga anak harimau tersebut lahir melalui program pembiakan atau breeding yang telah direncanakan pengelola. 

Program tersebut dijalankan untuk mendukung keberlanjutan populasi harimau Benggala sekaligus menjaga kemurnian genetik. Untuk menghindari perkawinan sedarah, pengelola juga mulai menjajaki kemungkinan pencarian pasangan dari lembaga konservasi lain melalui pertukaran, hibah, atau skema breeding loan. 

Menurut Yudi, kondisi ketiga anak harimau saat ini sehat. Perawatannya dilakukan dengan mengombinasikan pengasuhan induk dan pendampingan dari kiper atau perawat satwa serta tim medis. 

Kategori :