330 Kursi Perangkat Desa Kosong, Tim Mabes Polri ke Batang

Selasa 06-10-2026,17:44 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : M. Fatkhurohman

“Tujuannya memang itu, kita akan profiling ini, penilaian, menguji kompetensi manajerial mereka. Mudah-mudahan potensi dan kompetensi yang didapat ini bisa memetakan calon perangkat desa,” ujar Deni.

Sementara itu, Handy mengatakan Pemkab Batang berharap proses seleksi menghasilkan perangkat desa yang tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan beradaptasi, inovasi, dan disiplin.

“Pak Bupati mengharapkan untuk pendampingan dengan Mabes Polri ini bisa terbentuk atau terpilih perangkat-perangkat desa yang punya integritas, punya kemampuan adaptasi terhadap perubahan pemerintahan, kemudian bisa inovasi dan mempunyai disiplin yang baik,” kata Handy.

Seleksi Tidak Otomatis Diikuti Semua Pendaftar

Handy menjelaskan, calon yang mengikuti asesmen dari Mabes Polri nantinya tidak serta-merta seluruh pendaftar. Sebelum sampai pada tahap asesmen, calon akan melalui proses seleksi sesuai ketentuan dan kebutuhan masing-masing posisi perangkat desa.

Ia mencontohkan jabatan yang memiliki tugas pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan memerlukan kemampuan teknis tertentu. Karena itu, persyaratan teknis juga perlu dibuktikan sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam proses penjaringan.

“Karena memang untuk yang diasesmen oleh Mabes Polri sekiranya benar-benar sudah melalui seleksi yang ketat di desa. Jadi, mungkin tidak semua bisa maju asesmen,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Batang saat ini masih menyelesaikan regulasi dan persiapan anggaran sebelum menetapkan jadwal resmi. 

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pelaksanaan tes ditargetkan berlangsung sekitar pertengahan November 2026.

Target tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan agenda tim Mabes Polri yang juga memiliki sejumlah kegiatan lain pada akhir tahun.

Handy mengatakan pihaknya berharap penyelesaian perbup dapat dilakukan dalam waktu dekat. Setelah regulasi tersebut selesai, pemerintah daerah akan menyusun timeline secara lebih rinci, mulai pembentukan panitia, penjaringan calon, seleksi, hingga tahapan asesmen.

Dengan jumlah kekosongan mencapai 330 kursi, proses seleksi perangkat desa di Batang menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan pemerintahan desa diisi sumber daya manusia yang sesuai kebutuhan. 

Pemerintah daerah pun menempatkan kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi, dan disiplin sebagai bagian penting dari profil perangkat desa yang akan dipilih.

Kategori :