Pengelola SPPG Bawang Minta Maaf, Operasional Off Usai Dugaan Keracunan MBG

Kamis 24-09-2026,14:20 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Agung mengatakan, pihaknya pertama kali mengetahui adanya penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan saat melakukan pemantauan ke sejumlah pos.

Pemantauan dilakukan sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Saat itu, menurut Agung, belum ada penerima manfaat yang diketahui masuk ke fasilitas kesehatan.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB mulai terdapat dua orang yang masuk untuk mendapatkan penanganan.

Setelah itu, jumlah warga yang mendapatkan penanganan bertambah secara bertahap.

“Terus bertahap-tahap gitu terus,” kata Agung.

SPPG Nyatakan Tanggung Biaya Pengobatan

Selain menyampaikan permintaan maaf, pihak SPPG Bawang menyatakan akan bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan korban.

Agung mengatakan, biaya pengobatan korban akan ditanggung pihak SPPG.

“Kalau kompensasi kita bertanggung jawab untuk pengobatan penuh, Pak,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai biaya pengobatan korban di rumah sakit, Agung kembali memastikan tanggung jawab tersebut.

“Iya,” katanya.

Sementara itu, perkembangan kasus sebelumnya mencatat jumlah warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari SPPG Bawang mencapai 276 orang.

Para korban mendapat penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang.

Pemerintah Kabupaten Batang juga melakukan pemantauan terhadap kondisi para korban. Berdasarkan pemantauan terakhir, kondisi pasien dilaporkan mulai membaik.

Tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut berdasarkan informasi yang telah disampaikan pemerintah daerah.

Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan belum dapat dipastikan.

Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan hubungan antara makanan yang dibagikan SPPG dengan keluhan kesehatan yang dialami para korban.

Kategori :