Faiz berharap keberadaan lintasan dan penyelenggaraan kejuaraan nasional tidak berhenti sebagai agenda olahraga. Kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi destinasi baru bagi masyarakat yang ingin menyaksikan maupun melakukan aktivitas olahraga.
“Kita punya track di dalam KITB ini yang terpanjang yang pernah ada, sehingga diharapkan ini benar-benar menjadi sport tourism, menjadi destinasi orang untuk melakukan aktivitas olahraga,” katanya.
Pengembangan sport tourism juga menjadi bagian dari rencana yang lebih besar. Faiz menyebut Pemkab Batang berencana mengajukan diri sebagai salah satu calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah dalam rentang lima tahun ke depan.
“Kita berencana ingin menjadi tuan rumah Porprov di rentang waktu lima tahun ini, sehingga semuanya sedang kita siapkan,” ujar Faiz.
Rencana tersebut masih berada pada tahap persiapan dan belum berarti Batang telah ditetapkan sebagai tuan rumah. Porprov Jawa Tengah XVII 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung di wilayah Semarang Raya. Sementara itu, pembahasan calon tuan rumah Porprov 2030 sebelumnya mencatat Karesidenan Kedu dan Pekalongan sebagai daerah yang menyatakan kesiapan.
Di sisi lain, perhatian terhadap prestasi atlet juga tetap menjadi bagian dari kebijakan olahraga Batang. Beberapa hari sebelum Haornas, KONI Kabupaten Batang menyampaikan target masuk 10 besar pada Porprov Jateng XVII 2026.
Pada peringatan Haornas, Faiz juga memberikan apresiasi kepada atlet daerah yang berprestasi. Salah satunya atlet atletik muda Queena Luwes yang meraih medali emas nomor lari sprint 60 meter putri tingkat SD pada POPDA Jawa Tengah 2026.
Faiz juga ikut senam bersama para pelajar dalam rangkaian kegiatan Haornas. Ia kemudian memberikan pesan kepada para atlet agar tidak berhenti berlatih dan terus berusaha meningkatkan kemampuan.
“Saya selalu pesan, mereka untuk terus berjuang, berlatih, terus kemudian berikhtiar semaksimal mungkin, dan enggak boleh minder kepada siapa pun,” pungkasnya.
Dengan demikian, agenda olahraga yang disampaikan Pemkab Batang tidak hanya berupa perayaan Haornas. Ada penyiapan fasilitas publik, pembinaan atlet, penyelenggaraan event nasional, pengembangan sport tourism, serta rencana jangka menengah untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov.
Namun, sejumlah rencana tersebut masih membutuhkan pembuktian dalam tahap pelaksanaan. Terutama terkait kesiapan fasilitas, keberlanjutan pembinaan atlet, serta kemampuan Batang menyiapkan ekosistem olahraga yang dapat digunakan masyarakat sekaligus mendukung agenda olahraga berskala besar.