Warga Bengle Boyolali Ditemukan Meninggal, Keluarga Menolak Otopsi

Warga Bengle Boyolali Ditemukan Meninggal, Keluarga Menolak Otopsi

OTOPSI : Keluarga jenazah ditemukan meninggal dunia di dapur rumah warga diduga karena sakit menolak dilakukan otopsi, Sabtu 19 September 2026. Foto : ist/ Erna Yunus Basri--

BOYOLALI, diswayjateng.id - Seorang warga Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, ditemukan meninggal dunia di dapur rumahnya, Sabtu 19 September 2026. Penemuan jenazah ini sontak mengejutkan warga setempat.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Wonosegoro bersama Polsubsektor Wonosamodro segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Wonosamodro untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

"Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih

AKP Winarsih mengungkapkan, jenazah pertama kali ditemukan seorang anggota keluarga. Lokasi penemuan di bagian dapur rumah. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Wonosegoro.

BACA JUGA: 'Duel Alatan' Diduga Libatkan Pelajar, Senjata 1,8 Meter Diamankan Satreskrim Polres Boyolali

BACA JUGA: Polres Boyolali Bongkar Komplotan Pembobol Gudang, Rugi Rp136 Juta

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diketahui telah lama mengalami penyakit menahun. 

"Dari keterangan keluarga almarhum, korban diketahui telah lama mengalami penyakit menahun. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan," ungkapnya. 

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Ia menambahkan, Kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan barang bukti, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis.

Kepolisian juga memastikan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi keluarga maupun lingkungan sekitar. Bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi atau menghadapi permasalahan dapat menghubungi Yanpol Call Center 110, layanan kepolisian 24 jam," imbuhnya. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait