Guru di Batang Dilarang Live Medsos Saat Jam Kerja

Kamis 20-08-2026,13:42 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

BATANG, diswayjateng.id – Penggunaan gadget pelajar di sekolah kembali menjadi perhatian di tahun ajaran baru. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang meminta penggunaan gawai tetap dibatasi dan diawasi.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, pihaknya telah menyampaikan edaran kepada sekolah terkait penggunaan gadget selama kegiatan pembelajaran.

Menurutnya, gawai boleh digunakan ketika memang dibutuhkan untuk menunjang proses belajar.

BACA JUGA: Nasib 2.791 PPPK Paruh Waktu Batang Jelang Kontrak Baru, Bergantung Pada Kinerja dan Anggaran

BACA JUGA: Pesan Menohok Pelajar Enviro Jugo Usai Karnaval Bandar Batang, Kumpulkan 13 Kantong Sampah

“Untuk anak-anak diharapkan tidak menggunakan gadget selama pelajaran. Penggunaannya juga dibatasi, tetapi kalau pembelajaran membutuhkan, silakan,” kata Bambang, Kamis 20 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan pembelajaran berbasis teknologi membuat penggunaan gadget pada situasi tertentu sulit dihindari.

Namun, pemanfaatannya harus tetap berkaitan dengan kebutuhan pembelajaran dan berada dalam pengawasan guru.

Bambang juga meminta sekolah melakukan pengawasan terhadap perangkat milik siswa secara proporsional. 

BACA JUGA: Diduga Gegara Senter, Rumah Warga Limpung Batang Terbakar

BACA JUGA: Pagilaran Punya Alam Cantik, Tapi Sungainya ada Sampah, Ini Respons Bupati Batang

Pemeriksaan tersebut, kata dia, diperlukan untuk mengantisipasi munculnya berbagai konten negatif yang dapat diakses anak melalui perangkat digital.

“Minimal ada pemeriksaan khusus untuk HP anak-anak, tetapi tidak terlalu mendalam. Kita menjaga atau mengantisipasi hal-hal negatif yang ada di HP anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut Bambang, pengawasan menjadi penting karena akses media sosial membuat siswa semakin mudah bersentuhan dengan berbagai informasi dari luar lingkungan sekolah. 

Kategori :